Waspada! Scam dan Spam Digital Makin Gila, Kerugian Tembus Rp2,6 Triliun

Maraknya Penipuan Digital dan Pesan Spam di 2025 Bikin Netizen Kewalahan

Waspada! Scam dan Spam Digital Makin Gila, Kerugian Tembus Rp2,6 Triliun
Ilustrasi panggilan telepon dari nomor tidak dikenal yang berpotensi merupakan aksi penipuan (scam). - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen suka mendapatkan pesan aneh yang nyasar ke WhatsApp atau email? Hati-hati ya, karena belakangan ini penipuan digital alias scam dan spam makin gencar menyasar warga +62. Modusnya juga makin bervariasi, mulai dari undangan kerja palsu, investasi bodong, sampai link jebakan yang bisa curi data atau uang kamu.

Berdasarkan data terbaru dari OJK dan Indonesia Anti Scam Center (IASC), total kerugian akibat penipuan online di Indonesia sudah tembus Rp2,6 triliun per Mei 2025! Gila sih, ini bukan angka main-main. Pelaku biasanya mengambil celah dari data bocor, aplikasi kurang aman, dan rendahnya kesadaran digital masyarakat.

Faktanya, banyak orang Indonesia yang belum terlalu paham gimana cara kerja penipuan digital ini. Ada yang baru sadar jadi korban setelah uang raib atau akun diretas. Mungkin kamu juga pernah ngalamin kiriman link mencurigakan dari akun random? Nah, itu salah satu bentuk serangan digital juga!

Saking gampangnya akses teknologi, banyak orang jadi overconfident dan asal klik ini itu. Unduh aplikasi dari sumber nggak jelas? Share data pribadi di medsos? Semua itu bisa jadi pintu masuk buat scammer. Spam dan scam sekarang sudah nyusup dari berbagai arah, email, DM Instagram, chat WA, bahkan panggilan telepon misterius.

Lalu, solusinya apa dong? Jawabannya: literasi digital!

Kita perlu lebih aware soal cara kenali pesan mencurigakan, jaga privasi akun, dan waspada sama tawaran yang kelihatan "too good to be true." Teknologi sudah makin canggih kok, banyak AI dan sistem keamanan yang bisa bantu deteksi spam. Tapi tetep aja, semua itu percuma kalau kitanya cuek.

Ingat ya, jadi waspada bukan berarti harus paranoid. Kita cukup teliti, nggak gampang tergoda, dan punya kebiasaan digital yang sehat. Misalnya, jangan asal bagiin OTP, pastiin pengirim pesan bisa dipercaya, dan jangan mudah percaya iming-iming hadiah.

Yuk, bareng-bareng kita bikin internet Indonesia jadi tempat yang lebih aman dan nyaman. Jangan kasih celah buat scammer, dan selalu ingat: klik dengan hati-hati, jangan asal percaya!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE