Kylian Mbappe Semprot Paraguay, Prancis Tak Gentar Main Keras Kalau Ditantang!

Kylian Mbappe Semprot Paraguay, Prancis Tak Gentar Main Keras Kalau Ditantang!
- (Dok. AP).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Timnas Prancis berhasil mengamankan tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Paraguay dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Namun, kemenangan Les Bleus tak hanya menyisakan cerita soal hasil akhir, melainkan juga komentar panas dari sang kapten, Kylian Mbappe.

Sepanjang pertandingan, Paraguay tampil dengan pendekatan yang sangat disiplin dan mengandalkan permainan fisik untuk meredam agresivitas Prancis. Strategi tersebut sempat membuat Les Bleus kesulitan mengembangkan permainan hingga laga berjalan cukup alot.

Meski begitu, Prancis akhirnya mampu memecahkan kebuntuan lewat gol penalti Mbappe pada babak kedua. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda sekaligus memastikan langkah Les Bleus ke babak delapan besar.

Usai pertandingan, Mbappe tidak menyembunyikan rasa puasnya. Ia bahkan melontarkan sindiran kepada Paraguay yang dinilainya lebih memilih bermain keras dibanding memainkan sepak bola menyerang.

Mbappe Nilai Paraguay Terlalu Mengandalkan Permainan Fisik

Laga babak 16 besar yang digelar di Philadelphia Stadium memang berlangsung keras sejak menit awal. Paraguay berkali-kali menghentikan serangan Prancis melalui pelanggaran dan duel fisik demi menjaga pertahanan mereka tetap kokoh.

Menurut Mbappe, strategi tersebut menunjukkan bahwa lawannya tidak benar-benar ingin memainkan sepak bola terbuka.

"Paraguay tidak mau bermain sepak bola di pertandingan tadi, dan kami menunjukkan kepada mereka caranya bermain bola," buka Mbappe.

"Kami memenangkan pertandingan ini dan kami tim yang lebih bagus daripada mereka."

Komentar itu langsung menjadi sorotan karena diucapkan sesaat setelah Prancis memastikan tiket ke babak berikutnya.

Les Bleus Tak Takut Bermain Keras

Mbappe juga menegaskan bahwa Prancis sebenarnya mampu bermain dengan gaya yang sama jika memang dibutuhkan.

Menurut penyerang berusia 27 tahun itu, Les Bleus bukan hanya tim yang mengandalkan permainan indah, tetapi juga siap menghadapi duel keras ketika situasi mengharuskannya.

"Jika kami harus mengotori tangan kami, maka kami akan melakukan itu. Mereka (Paraguay) mengira kami akan bermain sambil menggunakan tuxedo di pertandingan tadi, namun kami juga tahu bagaimana cara bermain kotor juga," sambung Mbappe.

"Kami telah menunjukkan kepada mereka bahwa kami bukan hanya tim yang mampu memainkan sepak bola menyerang," pungkasnya.

Pernyataan tersebut menjadi bukti bahwa Prancis siap menyesuaikan gaya bermain demi meraih kemenangan, termasuk ketika menghadapi lawan yang tampil sangat defensif dan agresif.

Tantangan Lebih Berat Sudah Menunggu

Usai melewati hadangan Paraguay, Prancis kini langsung mengalihkan fokus ke babak perempat final.

Les Bleus akan menghadapi Maroko yang tampil luar biasa setelah mengalahkan Kanada dengan skor telak 3-0 di babak 16 besar. Singa Atlas kembali menunjukkan bahwa keberhasilan mereka di Piala Dunia 2022 bukan sekadar kebetulan.

Pertemuan Prancis dan Maroko diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak delapan besar. Di satu sisi, Les Bleus memiliki deretan pemain bintang dengan pengalaman besar di level internasional. Di sisi lain, Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi dan permainan kolektif yang semakin matang.

Dengan performa Mbappe yang terus menjadi pembeda serta mental bertanding yang semakin kuat, Prancis diyakini bakal tampil habis-habisan demi mengamankan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE