Meta Kena Denda Triliunan! Kini Pengguna Facebook-Instagram di Eropa Bisa Pilih ‘No Tracking, No Drama’ Mulai 2026!

Meta Kena Denda Triliunan! Kini Pengguna Facebook-Instagram di Eropa Bisa Pilih ‘No Tracking, No Drama’ Mulai 2026!
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Meta akhirnya "mengalah" setelah didesak keras oleh regulator Eropa! Komisi Eropa mengumumkan bahwa mulai Januari 2026, pengguna Facebook dan Instagram di Uni Eropa bakal bisa memilih untuk berbagi lebih sedikit data dan melihat lebih sedikit iklan yang dipersonalisasi.

Yes, akhirnya ada opsi buat yang selama ini merasa hidupnya terlalu "diintip" algoritma!

"Ini pertama kalinya pilihan seperti ini ditawarkan di jejaring sosial Meta," tulis Komisi Eropa dalam pernyataannya. Dengan kebijakan baru ini, pengguna bebas memilih:

  1. tetap berbagi semua data demi iklan super personal, atau

  2. berbagi data lebih sedikit dan lihat iklan yang kurang 'ngepas', tapi lebih aman buat privasi.

Perubahan besar ini datang setelah Komisi Eropa menjatuhkan denda 200 juta euro (sekitar Rp3,8 triliun) kepada Meta gara-gara paket langganan bebas iklan yang dinilai memakai skema "setujui atau bayar." Layanan bebas iklan itu sebenarnya diluncurkan Meta di Eropa sejak 2023, bahkan harganya sempat diturunkan karena banyak kritik. Tapi ujung-ujungnya... tetap sepi peminat.

Dalam pernyataan terpisah, Meta membenarkan keputusan Komisi Eropa. Mereka juga ngasih pembelaan bahwa iklan yang dipersonalisasi penting banget buat ekonomi Eropa.

"Tahun lalu, iklan Meta berkontribusi pada aktivitas ekonomi sebesar 213 miliar euro dan membuka 1,44 juta lapangan kerja di seluruh Uni Eropa," kata juru bicara Meta.

Jadi mulai 2026, pengguna di Eropa bakal punya kontrol lebih besar soal privasi. Meta pun tetap berusaha membuktikan kalau iklan adalah "urat nadi" bisnis-dan bahkan ekonomi kawasan. Dua-duanya punya argumen kuat... tapi yang pasti, pengguna sekarang punya pilihan!

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE