Taylor Swift Ungkap Tak Ingin Tur Lagi Setelah 'The Eras Tour' Pecahkan Rekor Dunia
JAKARTA, GENVOICE.ID - Taylor Swift mengaku tidak berencana untuk kembali melakukan tur dalam waktu dekat setelah menyelesaikan tur fenomenalnya, The Eras Tour, yang memecahkan berbagai rekor di industri musik global.
Dalam wawancara bersama Greg James di BBC Radio 1, pelantun "Bad Blood" itu mengungkapkan bahwa meski dirinya sangat menikmati tur tersebut, pengalaman itu juga menjadi tantangan paling melelahkan sepanjang kariernya.
"Aku memikirkannya setiap hari karena itu sangat menyenangkan, tapi juga jadi tantangan paling berat yang pernah aku jalani," ujar Taylor, mengenang tur yang berlangsung selama 21 bulan dengan total 149 pertunjukan di 51 kota di seluruh dunia.
Ketika ditanya apakah ia merasa "gatal" untuk kembali tur setelah merilis album barunya The Life of a Showgirl, Taylor menjawab jujur, "Tidak. Aku akan jujur, aku benar-benar kelelahan. Ketika memikirkan untuk melakukannya lagi, aku langsung merasa capek. Karena kalau aku tur lagi, aku ingin melakukannya dengan sangat baik, dan itu butuh energi besar."
Dalam wawancara terpisah bersama Hits Radio, penyanyi berusia 35 tahun itu menjelaskan bagaimana dirinya menetapkan target agar semua konser berjalan sempurna. "Kamu harus memastikan diri tidak jatuh sakit, tidak membiarkan gangguan dari luar memengaruhi pikiran, dan fokus hanya pada satu hal - pertunjukan itu sendiri," katanya.
Sepanjang kariernya, Taylor telah menjalani enam tur utama, namun The Eras Tour menjadi yang paling monumental. Tur tersebut menorehkan sejarah sebagai tur pertama di dunia yang melampaui penjualan tiket sebesar 1 miliar dolar AS (sekitar Rp15,8 triliun), menjadikannya tur tersukses sepanjang masa.
Selama menjalani tur di Eropa, Taylor juga sempat memanfaatkan waktu istirahatnya untuk menulis lagu. Ia terbang ke Swedia untuk berkolaborasi dengan produser ternama Max Martin dan Shellback dalam pembuatan album barunya.
Album The Life of a Showgirl resmi dirilis pada Jumat lalu dan disebut sebagai refleksi perjalanan emosional Taylor selama masa tur. Meski kini ia belum siap untuk kembali ke panggung dunia, para penggemar tetap berharap bahwa sang megastar akan menemukan kembali semangatnya untuk tampil di masa depan - dengan skala yang mungkin lebih besar dan spektakuler.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!