Apa Itu Kimpul yang Viral di TikTok? Simak Asal-usul hingga Manfaatnya

Kimpul menjadi perbincangan setelah dikreasikan menjadi berbagai makanan unik seperti lasagna hingga pengganti ayam. Kenali asal-usul, karakteristik, dan manfaat umbi lokal yang masih satu keluarga dengan talas ini.

Apa Itu Kimpul yang Viral di TikTok? Simak Asal-usul hingga Manfaatnya
Mengenal Apa itu Kimpul. - (Dok. TikTok).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nama kimpul belakangan menjadi sorotan di media sosial setelah muncul dalam berbagai kreasi makanan unik. Umbi lokal yang sebelumnya jarang diketahui banyak orang ini berhasil menarik perhatian karena dapat diolah menjadi hidangan modern, mulai dari lasagna hingga makanan yang menyerupai olahan ayam.

Indonesia sendiri memiliki banyak jenis umbi-umbian yang sering dijadikan sumber pangan. Selain singkong dan ubi, ada pula kimpul yang memiliki karakteristik unik dan masih satu keluarga dengan tanaman talas.

Kimpul Viral karena Kreasi Kuliner Unik

Lagi Viral di Medsos, Apa Itu Kimpul? Ini Penjelasannya

Sumber: TikTok/@black.sheep8208

Popularitas kimpul meningkat setelah seorang kreator konten membagikan berbagai eksperimen memasak menggunakan umbi tersebut melalui akun TikTok miliknya. Berbeda dari olahan biasa, kimpul dibuat menjadi menu yang lebih modern dan menarik.

Salah satu kreasi yang mencuri perhatian adalah olahan Cikuro Kimpul, yaitu makanan yang menggunakan kimpul sebagai pengganti bahan utama berupa daging ayam. Kreasi tersebut mendapatkan banyak respons positif dari pengguna media sosial.

Tidak hanya itu, kimpul juga pernah diolah menjadi lasagna. Bahkan makanan khas Korea seperti gamjajeon yang biasanya berbahan dasar kentang juga dikreasikan menggunakan kimpul sebagai alternatif bahan utama.

Sebenarnya Apa Itu Kimpul?

Kulit singkong/ Foto: Freepik.com/freepik

Sumber: freepik

Kimpul merupakan jenis umbi yang masih memiliki hubungan keluarga dengan talas. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Zanthosoma sagittifolium dan termasuk dalam kelompok Araceae.

Di sejumlah daerah, kimpul juga dikenal dengan berbagai nama lain, seperti talas Belitung, bentul, dan bothe. Meski belum terlalu populer dibandingkan jenis umbi lain, kimpul telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan oleh masyarakat.

Dari segi tampilan dan tekstur, kimpul memiliki bentuk yang mirip dengan talas. Ketika dimasak, umbi ini memiliki tekstur lembut, pulen, serta sedikit berpasir dengan rasa gurih dan manis alami.

Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi

Sama seperti beberapa jenis umbi lainnya, kimpul perlu melalui proses pengolahan yang tepat sebelum dimakan. Umumnya, kimpul dimasak dengan cara direbus atau dikukus hingga matang.

Hal penting yang harus diperhatikan adalah membersihkan dan memasaknya hingga lendir pada umbi hilang. Jika tidak diolah dengan benar, kimpul dapat menyebabkan rasa gatal pada tenggorokan saat dikonsumsi.

Dengan pengolahan yang sesuai, kimpul dapat menjadi bahan makanan yang fleksibel. Umbi ini bisa digunakan untuk berbagai menu, baik makanan tradisional maupun kreasi kuliner modern.

Kimpul Bisa Menjadi Alternatif Sumber Karbohidrat

Selain viral karena kreasi makanannya, kimpul juga menarik perhatian karena kandungan nutrisinya. Umbi ini termasuk sumber karbohidrat yang dapat menjadi pilihan alternatif selain nasi.

Spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa kimpul memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Kandungan tersebut membuat kimpul dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan nasi putih.

"Seratnya juga lumayan lebih tinggi, jadi bisa bikin kenyang lebih lama dibanding nasi putih," ujar dr. Igus Ulfa Yaze.

Manfaat Kimpul untuk Kesehatan

Kimpul disebut memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga dapat menjadi pilihan makanan bagi orang yang ingin menjaga kestabilan gula darah. Selain itu, kandungan lemak dalam umbi ini juga tergolong rendah.

Kandungan serat pada kimpul juga memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang, kimpul dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Fenomena viralnya kimpul membuktikan bahwa pangan lokal Indonesia masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan kreativitas dalam pengolahan, umbi sederhana ini mampu berubah menjadi hidangan menarik yang mengikuti tren kuliner masa kini.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE