Mirzatami Hingga Danes Rabani Warnai Suasana Malam Panggung Main-Main di Cipete Vol. 22
JAKARTA, GENVOICE.ID - Komunitas musik independen kembali dimanjakan oleh hadirnya program musik mingguan Main-Main di Cipete Volume ke-22 yang digelar pada Senin malam, 28 Juli 2025, di Casatopia Cafe, Jakarta Selatan. Dikenal sebagai ruang ekspresi lintas genre, acara ini kembali membuktikan eksistensinya sebagai tempat lahirnya energi baru dalam skena musik alternatif Indonesia.
Celupan Pertama: Bercanda Serius ala Soule Shuo
Malam dibuka dengan performa Celupan Pertama, proyek musik milik Soule Shuo yang dikenal akan lirik-lirik kritis dibungkus humor cerdas. Lagu seperti "Jet Pribadi" dan "Jakarta Bandung" sukses memancing tawa sekaligus renungan dari para penonton. Kombinasi aransemen ringan dengan sentilan sosial menjadikan penampilan mereka terasa segar dan penuh makna.
Danes Rabani Bawa Energi Baru Lewat "Sunny"
Dilanjutkan dengan Danes Rabani, penyanyi muda berbakat yang tampil penuh energi. Membawakan lagu-lagu seperti "Remember" dan "Siasat Jitu", Danes menampilkan sisi nge-band yang lebih hidup dari biasanya. Single barunya "Sunny" yang baru rilis 11 Juli lalu juga ikut diperdengarkan untuk pertama kalinya secara live, menyulut semangat dari panggung ke penonton.
Six Sound Project: Pop Urban dengan Sentuhan Saxophone
Six Sound Project dari Bandung kembali ke Jakarta dengan kekuatan penuh. Dengan formasi lengkap (Jos, Hiro, Rayan, Ezra, Fahmi, dan Widi), mereka membawakan lagu-lagu seperti "Mungkin Cinta Datang Terlambat" dan "Salah Sangka" yang mengalun elegan namun tetap membumi. Aksen saxophone Widi menambah dimensi emosional yang mendalam, pas untuk pendengar urban yang mencari kedalaman rasa.
Mirzatami: Musik yang Meditatif dan Penuh Keheningan
Suasana berubah menjadi lebih kontemplatif saat giliran Mirzatami tampil. Proyek kolaboratif antara Charita Utami dan Yudhistira Mirza ini menyuguhkan musik yang bersifat ritual dan healing. Dengan lagu seperti "Sadar Sandar" dan "Usai Usia", mereka menghadirkan pengalaman mendengarkan yang tidak sekadar auditori, tetapi juga spiritual.
Muthia Nadhira Tutup Malam dengan Lembut namun Tajam
Sebagai penutup, tampil Muthia Nadhira, solois dengan akar jazz-pop yang kental. Lagu seperti "Disclosure" dan versi terbaru dari "Simpan Saja" menggema lembut namun tegas, membawa nuansa elegan yang jadi identitas album debutnya, "Garden of Mimosa". Latar belakang teater dan musikal membuat penampilannya selalu ekspresif, teatrikal, dan menyentuh.
Main-Main di Cipete: Ruang Aman dan Terbuka untuk Musik Lokal
Program Main-Main di Cipete besutan Reallist Management bukan hanya soal panggung musik. Ia tumbuh sebagai ruang regenerasi musisi lokal, ajang temu komunitas, sekaligus panggung pembuktian bahwa musik bisa inklusif dan reflektif. Tanpa tiket masuk, acara ini rutin digelar setiap Senin malam, membuatnya jadi salah satu magnet kultural paling segar di Jakarta Selatan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!