Penutupan Hammersonic Diwarnai Permintaan Maaf dan Berjanji Akan Terus Lanjut
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gelaran Hammersonic Festival 2026 akhirnya resmi ditutup dengan penuh euforia sekaligus momen emosional.
Festival musik cadas yang berlangsung di kawasan NICE PIK2 ini tetap berjalan meriah meski sempat diwarnai berbagai kendala.
Selama dua hari pelaksanaan, ribuan penonton-yang dikenal sebagai Hammerhead-tetap memadati venue. Suasana konser tetap terasa hidup dengan berbagai penampilan band, meskipun ada perubahan lineup dan kebijakan tiket yang sebelumnya sempat menuai perhatian.
Pada malam penutupan, sosok penting di balik acara, Ravel Junardy, naik ke atas panggung bersama tim. Di momen itulah ia menyampaikan sesuatu yang cukup menyentuh: permohonan maaf langsung kepada para penonton.
Permintaan maaf ini bukan tanpa alasan. Beberapa band internasional yang dijadwalkan tampil ternyata batal hadir. Penyebabnya cukup kompleks, mulai dari situasi geopolitik hingga konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada jadwal tur mereka.
Ravel juga mengakui bahwa ada sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan tahun ini, apalagi mengingat Hammersonic 2026 merupakan perayaan satu dekade festival tersebut. Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh penggemar yang mungkin merasa kecewa.
Meski begitu, ada satu hal yang ingin ditegaskan: festival ini tidak akan berhenti di sini. Ravel memastikan bahwa Hammersonic akan terus berlanjut di masa depan sebagai wadah bagi pecinta musik keras di Indonesia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!