9 Cara Mengatasi Sakit Gigi di Malam Hari
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sakit gigi di malam hari bisa sangat mengganggu, bahkan membuat sulit tidur. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa membantu meredakan nyeri, mulai dari minum obat pereda nyeri hingga menggunakan kompres dingin atau bahan alami seperti cengkeh.
Dilansir dari Healthline, kita akan membahas sembilan cara yang bisa membantu mengatasi sakit gigi di malam hari.
1. Minum Obat Pereda Nyeri
Obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau paracetamol, bisa membantu mengurangi sakit gigi. Obat ini bekerja dengan mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit. Namun, pastikan untuk mengikuti dosis yang dianjurkan pada kemasan.
Jika nyeri terlalu parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan obat yang lebih kuat.
2. Menggunakan Kompres Dingin
Jika sakit gigi disertai pembengkakan, kompres dingin bisa menjadi solusi. Kompres dingin membantu mengecilkan pembuluh darah di sekitar area yang sakit, sehingga nyeri berkurang.
Caranya, bungkus es batu dengan kain atau handuk, lalu tempelkan ke pipi di area yang sakit selama 15-20 menit. Lakukan beberapa kali dalam sehari, terutama sebelum tidur.
3. Menggunakan Bantal Tambahan
Saat berbaring, aliran darah ke kepala meningkat, yang bisa memperparah nyeri gigi. Untuk mengurangi tekanan ini, coba tidur dengan kepala lebih tinggi menggunakan satu atau dua bantal tambahan.
4. Mengoleskan Obat Oles
Beberapa obat oles yang mengandung benzocaine bisa membantu mengurangi rasa sakit di area gigi yang bermasalah. Namun, obat ini tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun.
5. Berkumur dengan Air Garam
Air garam adalah antiseptik alami yang bisa membantu meredakan peradangan dan membunuh bakteri di dalam mulut.
Berkumurlah dengan air garam hangat selama beberapa detik, lalu buang. Selain itu, air garam juga bisa membantu membersihkan sisa makanan yang mungkin tersangkut di sela-sela gigi.
6. Berkumur dengan Hidrogen Peroksida
Larutan hidrogen peroksida dapat membantu mengurangi plak dan membunuh bakteri penyebab infeksi gigi. Campurkan hidrogen peroksida dengan air dengan perbandingan yang sama, lalu gunakan untuk berkumur.
Ingat, jangan sampai tertelan! Cara ini tidak disarankan untuk anak-anak karena risiko tertelan.
7. Minum atau Berkumur dengan Teh Peppermint
Teh peppermint mengandung menthol yang dapat memberikan efek menenangkan dan mengurangi nyeri pada gigi. Kamu bisa berkumur dengan teh peppermint hangat atau menempelkan kantong teh bekas di area yang sakit.
8. Menggunakan Minyak Cengkeh
Minyak cengkeh mengandung eugenol, zat alami yang dapat meredakan nyeri gigi. Cara menggunakannya cukup mudah: rendam kapas dalam minyak cengkeh, lalu tempelkan pada gigi yang sakit.
Jika tidak punya minyak cengkeh, kamu juga bisa mengunyah satu butir cengkeh dan membiarkannya di area yang sakit. Namun, cara ini tidak disarankan untuk anak-anak karena cengkeh bisa menyebabkan iritasi jika tertelan dalam jumlah banyak.
9. Mengunyah Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, zat yang memiliki sifat antibakteri dan bisa membantu melawan bakteri penyebab sakit gigi.
Caranya, kunyah satu siung bawang putih mentah di sisi gigi yang sakit atau oleskan pasta bawang putih yang sudah dihancurkan ke area tersebut.
Penyebab Sakit Gigi
Sakit gigi bisa disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:
- Gigi berlubang - Lubang pada gigi bisa mencapai saraf, menyebabkan nyeri yang tajam.
- Infeksi sinus - Infeksi pada sinus bisa menyebabkan tekanan yang menjalar hingga ke gigi.
- Tambalan gigi lepas - Jika tambalan gigi copot, bagian dalam gigi bisa menjadi sensitif dan nyeri.
- Abses gigi - Infeksi pada akar gigi bisa menyebabkan nyeri parah dan pembengkakan.
- Gigi bungsu tumbuh - Gigi bungsu yang tumbuh dapat menyebabkan rasa sakit, terutama jika tumbuh miring.
- Gusi bengkak atau radang - Penyakit gusi bisa menyebabkan nyeri dan peradangan di sekitar gigi.
- Bruxism (kebiasaan menggertakkan gigi) - Menggertakkan gigi saat tidur dapat menyebabkan nyeri dan kelelahan otot rahang.
- Makanan tersangkut di gigi - Sisa makanan yang tersangkut dapat menyebabkan iritasi dan nyeri.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Jika sakit gigi berlangsung lebih dari dua hari, semakin parah, atau disertai demam dan pembengkakan, segera periksakan diri ke dokter gigi. Penanganan sejak dini dapat mencegah masalah yang lebih serius di kemudian hari.
Jadi, jika kamu mengalami sakit gigi di malam hari, coba salah satu cara di atas untuk meredakannya. Namun, jangan lupa bahwa solusi ini hanya bersifat sementara. Untuk mengatasi masalah gigi secara permanen, tetaplah konsultasi dengan dokter gigi.
0 Comments





- Rupiah Menguat di Tengah Pelemahan Kepercayaan Konsumen AS
- Kereta vs Truk! KA Kertanegara Adu Kuat Sama Truk Pupuk di Kediri, Masinis Luka, Satu tewas!
- Penurunan Jumlah Siswa, 49 Sekolah di Korea Selatan Akan Ditutup Tahun Ini
- Tips Foto Lebaran Estetik Pakai HP: Jangan Sampai Momen Berharga Terlewat!
- Lirik dan Terjemahan Lagu "Little Ray of Light" - Rich Brian
- Ramalan Tarot Februari 2025 untuk Setiap Zodiak
- Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Semanan, Kalideres
- Viral! Sampah Menumpuk di Belakang Kantor Desa Rambipuji, Kades: "Bukan Sampah Warga Kami"
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!