Presiden Prabowo Merapat ke Beijing, Penuhi Undangan Xi Jinping

Presiden Prabowo Merapat ke Beijing, Penuhi Undangan Xi Jinping
- (Dok. Youtube/Sekretariat Presiden RI).

JAKARTA, Genvoice.id - Presiden Prabowo Subianto tiba di Beijing Rabu, 3 September 2025 untuk hadir dalam parade militer spektakuler di Lapangan Tiananmen dalam rangka memenuhi undangan resmi Presiden Xi Jinping.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi dalam siaran pers menjelaskan bahwa undangan dari Xi Jinping ini memang sudah terjadwal dari tanggal 31 Agustus lalu. Karena situasi dalam negeri lagi enggak enak, maka dari itu Presiden Prabowo menunda keberangkatannya.

"Oleh karena itulah, demi menjaga hubungan baik dengan pemerintah Tiongkok, Presiden memutuskan untuk berangkat dan besok sudah kembali ke Tanah Air," ujar Menteri Pras dikutip dalam laman resmi presidenri.go.id.

Acara ini merupakan peringatan hari kemerdekaan, memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II. Prabowo datang atas undangan langsung Presiden Xi Jinping, dan duduk di area kehormatan di samping Presiden Rusia Vladimir Putin, sementara Xi dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, juga tak jauh dari situ.

Sekitar 20-an pemimpin lainnya dari negara berkembang juga hadir sebagai bentuk dukungan, termasuk sang Raja Kamboja, Presiden Vietnam, PM Malaysia, pemimpin dari Laos dan Myanmar, dan tentu saja Presiden Prabowo. Sayangnya, para pemimpin Barat seperti dari AS, Jepang, dan Uni Eropa tampak absen.

Di tengah hiruk-pikuk pasar internasional, kedatangan Prabowo di parade ini sempat diwarnai kecaman di dalam negeri. Dikarenakan kedatangan Prabowo ke Tiongkok ini bertepatan dengan protes besar soal ekonomi dan pemerintahan, namun ia akhirnya memutuskan hadir setelah situasi dinilai mulai mereda.

Parade ini bukan sekedar tontonan militer, melainkan pertunjukan geopolitik. Xi Jinping tampak mengenakan setelan ala Mao, menegaskan kembali narasi China sebagai penjaga tatanan dunia baru dan berbicara soal semangat anti-hegemoni dan masa depan yang lebih mandiri.

Pada akhirnya, keberadaan Prabowo dalam parade ini menegaskan satu hal, meski diwarnai pergolakan dalam negeri, Indonesia tetap menjaga relasi strategis dengan Tiongkok. Di sisi lain, bagi Beijing, tampilan kekuatan ini ditujukan juga ke dunia internasional, bahwa mereka siap jadi poros kekuatan baru di era pasca-Anglo Barat.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE