Salahkan Kimi Antonelli, Red Bull Minta Maaf

Salahkan Kimi Antonelli, Red Bull Minta Maaf
Helmut Marko meminta maaf usai pernyataannya yang keliru. - (Dok. Getty Images).

JAKARTA, Genvoice.id - Red Bull Racing akhirnya mengeluarkan permintaan maaf resmi kepada Kimi Antonelli setelah komentar yang mereka lontarkan pasca Formula 1 GP Qatar 2025 terbukti keliru. Pernyataan awal yang menyebut Antonelli "sengaja memberi jalan" kepada Lando Norris ternyata tidak berdasar dan memicu gelombang kritik serta pelecehan daring terhadap pembalap muda Mercedes tersebut.

Kontroversi bermula setelah balapan di Sirkuit Lusail pada Minggu malam. Menjelang akhir lomba, Antonelli kehilangan kontrol mobil di tikungan cepat sehingga melebar dan membuat Norris bisa menyalip untuk mengambil posisi keempat. Namun dua figur senior Red Bull secara terbuka mengklaim bahwa Antonelli "seolah membuka jalan" dan bahkan "melambaikan tangan agar Norris lewat".

Komentar itu memantik perbincangan besar karena dianggap menyudutkan pembalap berusia 19 tahun tersebut. Media sosial langsung penuh dengan komentar negatif, sebagian berupa hinaan dan ancaman. Situasi itu membuat Mercedes bereaksi keras, sementara Red Bull mulai menerima tekanan untuk meralat pernyataannya.

Pada Senin pagi, Red Bull mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut bahwa klaim tersebut ternyata "keliru secara jelas". Setelah menganalisis rekaman balapan, tim mengakui bahwa Antonelli tidak melakukan tindakan apa pun yang menunjukkan upaya memberi jalan. Replay memperlihatkan mobil Antonelli mengalami oversteer yang membuatnya kehilangan traksi, sehingga penyalipan Norris terjadi secara natural.

Dalam pernyataan tersebut, Red Bull juga menyampaikan penyesalan mendalam atas dampak yang ditimbulkan, terutama hujatan daring yang dialamatkan kepada Antonelli. Mereka menegaskan bahwa komentar internal yang terlanjur menjadi konsumsi publik seharusnya tidak diinterpretasikan sebagai tuduhan resmi.

Toto Wolff, bos Mercedes, merespons tegas klaim awal Red Bull. Ia menilai tuduhan itu "sepenuhnya tidak masuk akal" dan menyatakan tidak ada motif bagi Antonelli untuk membantu pembalap dari tim lain. Menurut Wolff, Mercedes justru tengah mengamankan poin penting untuk perebutan posisi konstruktor.

Antonelli sendiri menjelaskan bahwa insiden tersebut hanyalah kesalahan teknis. Ia mengaku kehilangan kendali karena oversteer saat memasuki tikungan cepat, membuat mobilnya melebar dan membuka peluang bagi Norris. Ia membantah tegas anggapan bahwa ia melakukan manuver disengaja.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE