11 Makanan dan Minuman yang Dikaitkan dengan Umur Panjang, Ada Teh hingga Cokelat Hitam!

Menjaga kesehatan hingga usia tua bisa dimulai dari pilihan makanan sehari-hari. Kenali 11 sumber flavonoid yang berpotensi mendukung kesehatan jantung, otak, dan tubuh secara keseluruhan.

11 Makanan dan Minuman yang Dikaitkan dengan Umur Panjang, Ada Teh hingga Cokelat Hitam!
Makanan dan Minuman yang Dikaitkan dengan Umur Panjang. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Memiliki umur panjang dengan kondisi tubuh yang tetap sehat menjadi harapan banyak orang. Selain rutin berolahraga dan menjaga pola tidur, pilihan makanan sehari-hari juga berperan penting dalam mendukung kesehatan jangka panjang.

Salah satu kandungan alami yang banyak diteliti terkait kesehatan adalah flavonoid. Senyawa ini termasuk kelompok antioksidan yang terdapat dalam berbagai makanan dan minuman, serta berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Flavonoid juga memiliki aktivitas anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi makanan kaya flavonoid dengan risiko lebih rendah terhadap beberapa penyakit kronis, meskipun kandungan tersebut bukan jaminan seseorang akan hidup lebih lama.

Mengutip Verywell Health, terdapat 11 jenis makanan dan minuman yang mengandung flavonoid dan bisa menjadi bagian dari pola makan sehat. Pilihannya cukup beragam, mulai dari teh hingga buah-buahan dan sayuran.

11 Makanan dan Minuman Kaya Flavonoid

1. Teh Hitam dan Teh Hijau

Teh Hitam atau Teh Hijau, Mana Juaranya Dalam Wewangiannya? - Mulegh  Aromatic

Sumber: mulegh.com

Teh hitam dan teh hijau merupakan sumber flavonoid yang dapat membantu melawan peradangan serta melindungi sel dari kerusakan. Sejumlah penelitian juga mengaitkan kebiasaan minum teh dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, beberapa jenis kanker, diabetes, dan artritis.

Kandungan antioksidan dalam teh membuat minuman ini dapat menjadi bagian dari pola konsumsi yang mendukung kesehatan. Namun, manfaatnya tetap perlu didukung kebiasaan hidup sehat lainnya.

2. Apel

7 Manfaat Menakjubkan Buah Apel untuk Tubuh Anda - Hello Sehat

Sumber: Istimewa

Apel mengandung berbagai antioksidan, termasuk flavonoid, yang berpotensi membantu melindungi tubuh dari penyakit kronis. Konsumsi apel secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa kondisi kesehatan, seperti kanker dan diabetes.

Buah ini juga mudah ditemukan dan bisa dikonsumsi langsung sebagai camilan. Agar manfaat seratnya tetap diperoleh, apel dapat dimakan bersama kulitnya setelah dicuci hingga bersih.

3. Anggur

Ini 7 Manfaat Buah Anggur yang Jarang Diketahui

Sumber: Istimewa

Anggur mengandung antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan jantung dan otak. Kandungan tersebut juga sedang diteliti terkait kemungkinan perlindungannya terhadap beberapa jenis kanker.

Sejumlah penelitian awal pada hewan menunjukkan antioksidan dalam anggur berpotensi mengurangi peradangan dan mendukung metabolisme tubuh. Meski demikian, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk memastikan kaitannya dengan proses penuaan.

4. Cokelat Hitam

Dark chocolate bars Images - Free Download on Magnific (formerly ...

Sumber: Magnific

Cokelat hitam dan kakao mengandung flavonoid yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan serta mengurangi peradangan. Konsumsi dalam jumlah wajar berpotensi mendukung kesehatan jantung, termasuk melalui pengaruhnya terhadap tekanan darah dan kadar kolesterol.

Meski memiliki kandungan yang bermanfaat, cokelat hitam tetap perlu dikonsumsi dengan memperhatikan porsinya. Pilih produk dengan kandungan kakao tinggi dan gula rendah karena cokelat juga dapat mengandung kalori cukup besar.

5. Jeruk

4 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Melindungi Kulit!

Sumber: Istimewa

Jeruk mengandung flavonoid dengan sifat anti-inflamasi yang berpotensi membantu menjaga kesehatan tubuh. Senyawa tersebut dikaitkan dengan perlindungan terhadap sejumlah penyakit kronis.

Kulit jeruk bahkan disebut memiliki kandungan flavonoid lebih tinggi dibandingkan bagian daging buahnya. Namun, kulit jeruk perlu dibersihkan dan diolah dengan tepat sebelum dikonsumsi.

6. Stroberi

Buah Strawberry, si Cantik nan Asam yang Menyimpan Segudang Manfaat

Sumber: Istimewa

Stroberi kaya akan senyawa antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan. Kandungan tersebut juga diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan otak dan memperlambat penurunan fungsi kognitif yang berkaitan dengan pertambahan usia.

Buah berwarna merah ini bisa dikonsumsi langsung atau dicampurkan ke dalam menu sarapan. Selain flavonoid, stroberi juga menyediakan vitamin dan serat yang dibutuhkan tubuh.

7. Blueberry

8 Manfaat Blueberi Bagi Kesehatan Kulit | Republika Online

Sumber: Istimewa

Blueberry dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Kandungannya berpotensi membantu melindungi sel dari kerusakan serta mendukung pencegahan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Beberapa penelitian juga menunjukkan blueberry berpotensi mendukung fungsi otak pada orang dewasa yang lebih tua. Buah ini dapat menjadi pilihan camilan atau tambahan dalam yoghurt dan oatmeal.

8. Jeruk Bali

5 Tips Memilih Jeruk Bali Manis, Berair Banyak, dan Tidak Pahit

Sumber: Istimewa

Jeruk bali, terutama varietas merah muda dan merah, mengandung flavonoid yang berpotensi mendukung kesehatan jantung. Beberapa penelitian juga mengaitkan konsumsinya dengan kemungkinan penurunan risiko kanker tertentu.

Menariknya, kulit jeruk bali memiliki aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan bagian daging buahnya. Namun, buah ini dapat berinteraksi dengan sejumlah obat sehingga orang yang sedang menjalani pengobatan sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsinya secara rutin.

9. Kacang-kacangan

Efek Almond dan Pistachio Terhadap Jantung dan Gula Darah

Sumber: Pexels

Almond, pistachio, dan kenari termasuk jenis kacang-kacangan yang mengandung antioksidan serta berbagai nutrisi penting. Konsumsinya dikaitkan dengan potensi perlindungan terhadap penyakit jantung dan diabetes.

Kacang-kacangan juga menjadi salah satu makanan yang sering ditemukan dalam pola makan masyarakat di kawasan Zona Biru atau Blue Zones, wilayah yang dikenal memiliki banyak penduduk berusia panjang. Meski demikian, porsinya tetap perlu diperhatikan karena kacang-kacangan mengandung kalori cukup tinggi.

10. Kedelai

9 Manfaat Kacang Kedelai yang Kaya Isoflavone untuk Kesehatan Tubuh

Sumber: Istimewa

Kedelai merupakan sumber protein nabati yang juga mengandung senyawa antioksidan. Kandungannya berpotensi membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan tubuh.

Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi kedelai dengan kemungkinan perlindungan terhadap penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker. Kedelai dapat dikonsumsi melalui berbagai olahan, seperti tahu, tempe, maupun susu kedelai tanpa tambahan gula berlebihan.

11. Sayuran Berdaun Hijau

Jangan Salah Pilih, Ini Beda Sawi Hijau Pahit dan Tidak Pahit | ResepKoki

Sumber: Istimewa

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, selada, kale, dan arugula juga menjadi sumber flavonoid. Selain antioksidan, kelompok sayuran ini menyediakan serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Konsumsi sayuran hijau dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus mendukung pola makan seimbang. Kandungan antioksidannya juga berpotensi membantu mengurangi peradangan dan risiko sejumlah penyakit kronis.

Pola Makan Sehat Jadi Kunci Umur Panjang

Berbagai makanan kaya flavonoid tersebut dapat menjadi pilihan untuk melengkapi menu harian. Namun, tidak ada satu jenis makanan yang secara langsung menjamin seseorang memiliki umur panjang.

Kunci menjaga kesehatan dalam jangka panjang adalah menerapkan pola makan beragam dan seimbang, disertai aktivitas fisik rutin, tidur cukup, serta kebiasaan hidup sehat lainnya. Dengan begitu, tubuh mendapatkan berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk tetap berfungsi optimal seiring bertambahnya usia.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE