Italia Tersingkir Lagi! 48 Negara Siap Guncang Piala Dunia 2026

Enam tim terakhir lolos lewat playoff, sementara Italia kembali gagal tampil dan jadi sorotan tajam dunia sepak bola.

Italia Tersingkir Lagi! 48 Negara Siap Guncang Piala Dunia 2026
FIFA World Cup 2026 - (Dok. FIFA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sebanyak 48 tim akhirnya dipastikan tampil di ajang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Enam slot terakhir berhasil diamankan melalui babak playoff antar konfederasi, dengan Turki, Swedia, Bosnia-Herzegovina, Republik Ceko, Republik Demokratik Kongo, dan Irak sebagai tim yang lolos dari jalur tersebut.

Seluruh peserta akan bertanding di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, bersama 39 tim lain yang sudah lebih dulu memastikan tiket lewat fase kualifikasi. Dari zona Asia, sejumlah negara yang akan berlaga antara lain Jepang, Korea Selatan, Iran, Australia, Arab Saudi, Qatar, Uzbekistan, dan Yordania. Sementara dari Amerika Selatan, tim-tim kuat seperti Brasil, Argentina, Paraguay, Kolombia, Ekuador, dan Uruguay kembali tampil.

Eropa masih mendominasi jumlah peserta dengan banyaknya wakil yang lolos. Selain tim dari jalur playoff, negara-negara seperti Austria, Belgia, Kroasia, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Portugal, Skotlandia, Spanyol, dan Swiss turut meramaikan kompetisi.

Dari Afrika, terdapat 10 tim yang akan berlaga, di antaranya Aljazair, Tanjung Verde, Mesir, Ghana, Pantai Gading, Maroko, Senegal, Afrika Selatan, Tunisia, serta RD Kongo. Selandia Baru menjadi satu-satunya wakil Oseania, sementara zona CONCACAF diisi oleh Curacao, Haiti, dan Panama.

Di tengah daftar panjang peserta, absennya beberapa tim besar justru menjadi sorotan, termasuk Italia, Nigeria, Polandia, Kamerun, Denmark, dan Chili. Khusus Italia, kegagalan ini menambah catatan buruk karena mereka kembali tidak lolos ke Piala Dunia sejak terakhir tampil pada 2014.

Italia harus tersingkir setelah kalah dari Bosnia & Herzegovina melalui drama adu penalti usai bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Dari kubu Italia, hanya Sandro Tonali yang berhasil mencetak gol dalam babak penalti, sementara Bosnia sukses mengonversi empat peluangnya.

Kegagalan ini menuai banyak kritik. Tokoh publik asal Italia, Aldo Zilli, menilai skuad saat ini kurang memiliki mental kuat dan menyebut para pemain terlalu dimanjakan. Ia juga meragukan strategi pelatih Gennaro Gattuso mampu membawa tim kembali berjaya.

Tak hanya itu, mantan pelatih legendaris Fabio Capello juga menyebut kegagalan ini sebagai tragedi besar bagi sepak bola Italia. Ia bahkan menyebutnya sebagai salah satu momen terburuk dalam sejarah modern timnas tersebut.

Menurunnya performa Italia dalam beberapa tahun terakhir pun memunculkan banyak pertanyaan, terutama setelah kesuksesan mereka menjuarai Euro 2021. Kini, publik menanti evaluasi besar demi mengembalikan kejayaan Gli Azzurri di masa depan.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE