Buntut Insiden "Flare" Emil Audero, Pelatih Cremonese Minta Otoritas Tegas!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Insiden yang menyelimuti kiper Cremonese, Emil Audero, membuat sejumlah pihak geram dan meminta pertanggungjawaban yang tergas.
Emil Audero, eks kiper Inter Milan sekaligus timnas Indonesia ini mengalami kejadian kurang menyenangkan setelah sebuah flare yang meledak mengenai dirinya pada Senin, (2/2) dini hari waktu Indonesia setempat. Kejadian tersebut terjadi di babak kedua awal, saat Cremonese sedang bertanding melawan Inter Milan di stadion Giovanni Zinni.
Alhasil, kejadian tersebut membuat Emil mengalami luka di kaki dan pendengarannya. Beruntung tim medis berhasil memberikan tindakan terhadap kiper tersebut, membuat Emil bisa kembali bermain hingga pertandingan selesai.
Melihat kejadian itu, pelatih Cremonese, Davide Nicola, mengaku mengancam tegas tindakan supporter yang dapat melukai pemain. Nicole berharap kejadian serupa tidak akan pernah terjadi lagi, mengingat betapa bahayanya jika mengenai pemain.
"Saya hanya melihat bagian akhir dari insiden itu dan awalnya takut Audero terkena lemparan, tapi kemudian ia merasa bisa melanjutkan permainan. Saya suka kejujuran, Audero merasa bisa bermain dan itu keputusan yang tepat," jelas Nicola, dikutip dari laman resmi klub, Senin (2/2).
Dirinya mengaku tidak peduli siapa yang melakukan aksi tersebut, yang terpenting, aksi tersebut harus dibinasakan dari dunia sepakbola. Ia berharap juga kepada pihak aparat agar bisa menjaga sepakbola dari kejadian serupa.
"Itu adalah insiden yang dapat diberantas jika kita mau dan saya mengatakan ini tidak peduli siapa pelakunya. Saya meminta orang-orang yang berwenang bisa memperbaiki budaya olahraga ini dan muncul dengan solusi. Saya tidak menghakimi siapa pun di sini," tambah Nicola.
Pihak kepolisian telah berhasil mengungkap pelaku di balik pelemparan flare tersebut. Dari keterangan polisi, pelaku yang melemparkan flare ke arah Emil adalah supporter dari Inter Milan.
Pihak Inter Milan telah mendengar hal tersebut dan akan mengencam keras atas tindakan supporter mereka yang dapat mengancam nyawa pemain.
"Saya mengutuk keras atas apa yang terjadi hari ini. Itu adalah tindakan tidak masuk akal dan bertentangan dengan nilai-nilai olahraga, nilai yang telah kami tanamkan dan junjung tinggi sejak tim muda. Bukan hanya saya yang kecewa tetapi juga pendukung dan para pemain kami sehingga kami harus mengutuk keras aksi tersebut," kata Marotta.
Pertandingan tersebut selesai dan dimenangkan oleh Inter Milan dengan skor 0-2 setelah Lauro Martinez dan Piotr Zielinski berhasil membobol gawang Cremonese.
0 Comments
- Lahiran Anak Pertama, Nama Bayi Perempuan Alyssa Daguise dan Al Ghazali Bikin Netizen Salfok!
- Update Besar Mario Kart World 1.2.0 Resmi Rilis di Switch 2! Boomerang Di-Nerf, Koleksi Lebih Mudah, dan Ratusan Bug Dip...
- Gas 3 Kg Gak Pernah Naik Sejak 2007! Bahlil Singgung ‘Permainan’ Harga di Lapangan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!