BMW Tawarkan Fitur 'Motorway Assistant' untuk iX3 di Lebih dari 60 Negara

BMW Tawarkan Fitur 'Motorway Assistant' untuk iX3 di Lebih dari 60 Negara
- (Dok. BMW Group).

JAKARTA, GENVOICE.ID - BMW kembali mencetak langkah penting dalam inovasi teknologi berkendara dengan menjadi produsen mobil pertama di Jerman yang mendapat persetujuan internasional di bawah regulasi baru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Driver Control Assistance Systems (DCAS). Persetujuan ini memungkinkan BMW menghadirkan fitur Motorway Assistant untuk SUV listrik iX3 di berbagai negara tanpa harus melalui proses perizinan terpisah di setiap wilayah.

Menurut laporan Electrive (30/10), izin tersebut memungkinkan BMW menawarkan fitur asisten jalan tol ini di 60 negara, termasuk kawasan Uni Eropa, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Norwegia, Israel, Swiss, Turki, dan Afrika Selatan. Hal ini menjadi tonggak penting bagi adopsi sistem bantuan pengemudi lintas negara yang diakui secara global.

Regulasi DCAS yang diadopsi oleh United Nations Economic Commission for Europe (UNECE) pada tahun lalu memberikan kerangka hukum internasional bagi sistem bantuan pengemudi Level 2. Sistem ini membantu pengemudi mengendalikan gerakan longitudinal dan lateral kendaraan secara terus-menerus tanpa sepenuhnya mengambil alih peran pengemudi.

Dengan fitur Motorway Assistant, pengemudi BMW iX3 baru kini dapat melepaskan tangan dari kemudi secara permanen pada kecepatan hingga 130 km/jam. Meski begitu, pengemudi tetap harus waspada dan siap untuk melakukan intervensi kapan pun diperlukan. Sistem ini membantu kendaraan tetap berada di jalur dan bahkan bisa berpindah jalur secara otomatis hanya dengan lirikan konfirmasi dari pengemudi.

BMW menegaskan bahwa fitur ini tidak termasuk dalam paket standar, melainkan tersedia sebagai opsi tambahan berbayar dalam paket Motorway & City Assistant. Selain fitur jalan tol, paket ini juga mencakup City Assistant, yang memungkinkan kendaraan berhenti di lampu merah dan melanjutkan perjalanan secara otomatis - saat ini pertama kali diluncurkan di Jerman.

Ke depan, BMW berencana memperluas kemampuan sistem ini melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), termasuk fungsi bantuan tambahan untuk kondisi lalu lintas perkotaan yang lebih kompleks.

Menariknya, Motorway & City Assistant dapat digunakan selama dua tahun pertama setelah pembelian kendaraan, dan dapat diperpanjang dua tahun lagi secara gratis. Setelah masa itu berakhir, pengguna tetap bisa memperpanjang layanan melalui BMW ConnectedDrive Store.

Langkah ini memperkuat posisi BMW sebagai pionir dalam teknologi bantuan mengemudi global, sekaligus menandai era baru di mana inovasi otomotif dapat berlaku lintas batas berkat standar regulasi internasional yang terpadu.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE