Google Drive Dilengkapi AI, Bisa Hentikan Ransomware Sebelum Data Kamu Hancur!

Google Drive Dilengkapi AI, Bisa Hentikan Ransomware Sebelum Data Kamu Hancur!
- (Dok. Reuters).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, pernah kebayang nggak kalau semua file penting kamu tiba-tiba nggak bisa dibuka gara-gara kena serangan siber? Mulai dari skripsi, dokumen kerjaan, sampai foto kenangan, semuanya bisa rusak seketika kalau sudah kena ransomware. Nah, kabar baiknya, Google baru aja ngumumin inovasi besar buat Google Drive for Desktop yang sekarang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) buat ngelawan serangan berbahaya itu.

Buat kamu yang belum familiar, ransomware adalah jenis serangan siber yang nge-enkripsi file biar nggak bisa diakses pemiliknya, lalu biasanya pelaku minta tebusan supaya data bisa dipulihkan. Masalahnya, serangan model gini udah makin marak di berbagai sektor, mulai dari bisnis ritel, pabrik, sampai rumah sakit. Nah, Google nggak mau tinggal diam, makanya mereka bikin AI khusus yang bisa jadi tameng pelindung buat data-data kamu.

Fanly Tanto, Country Director Google Cloud di Indonesia, bilang kalau "Deteksi dan intervensi berbasis AI di Google Drive for Desktop mampu mengidentifikasi ciri utama serangan ransomware, yaitu upaya untuk mengenkripsi file secara massal, lalu dengan cepat melakukan intervensi untuk menciptakan semacam 'balon pelindung' di luar file pengguna sebelum serangan menyebar dengan menghentikan sinkronisasi file ke cloud secara otomatis."

Cara kerjanya, begitu sistem AI mendeteksi aktivitas mencurigakan, Google Drive bakal langsung menghentikan sinkronisasi file yang dianggap berbahaya. Jadi serangannya nggak sempat menyebar ke seluruh dokumen di cloud kamu. Setelah itu, pengguna akan dapat notifikasi di desktop dan email, lengkap sama panduan untuk memulihkan file. Prosesnya juga gampang banget, cuma butuh beberapa klik tanpa ribet pakai software tambahan.

Menariknya lagi, AI ini dilatih pakai jutaan sampel ransomware nyata dari seluruh dunia. Jadi meskipun ada varian baru yang lebih canggih, sistem Google tetap bisa belajar dan beradaptasi biar nggak gampang kecolongan.

Buat para admin TI, fitur ini juga kasih visibilitas penuh lewat notifikasi di konsol Admin, plus akses ke log audit detail lewat security center. Jadi bukan cuma pengguna biasa yang diuntungkan, tapi juga perusahaan dan organisasi bisa lebih gampang ngontrol keamanan data.

Google Drive versi terbaru dengan AI anti-ransomware ini sekarang udah bisa dicoba lewat program open beta di Windows dan macOS. Kabar baiknya, fitur canggih ini otomatis aktif buat sebagian besar paket komersial Google Workspace, tanpa biaya tambahan.

Dengan langkah ini, Google jelas mau nunjukin kalau keamanan data pengguna jadi prioritas utama. Jadi, Gen, kamu bisa lebih tenang nyimpen dokumen penting di Google Drive tanpa takut tiba-tiba hilang gara-gara serangan ransomware.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE