WhatsApp Rilis Fitur AI 'Writing Help', Bisa Ubah Nada Pesan Jadi Lebih Lucu atau Formal

WhatsApp Rilis Fitur AI 'Writing Help', Bisa Ubah Nada Pesan Jadi Lebih Lucu atau Formal
- (Dok. WABetaInfo).

JAKARTA, GENVOICE.ID - WhatsApp resmi meluncurkan fitur kecerdasan buatan terbaru bernama "Writing Help" yang memungkinkan pengguna mengoreksi, memparafrase, atau menyesuaikan nada pesan mereka. Fitur ini diumumkan Meta pada Rabu lalu sebagai bagian dari upaya memperkaya pengalaman komunikasi di aplikasi.

"Writing Help" bekerja dengan teknologi Private Processing milik Meta. Artinya, meskipun pengguna mendapat saran dari AI, baik WhatsApp maupun Meta tidak bisa membaca pesan asli maupun hasil perbaikannya. Privasi tetap terjaga, meski pengguna memanfaatkan bantuan AI untuk menulis.

Dengan fitur ini, pengguna bisa memilih gaya pesan yang lebih profesional, lucu, suportif, atau sekadar versi rephrased dari teks asli. WhatsApp mencontohkan dalam demo: pesan "Please don't leave dirty socks on the sofa" (tolong jangan tinggalkan kaus kaki kotor di sofa) bisa diubah AI menjadi beberapa opsi jenaka seperti "Please don't make the sofa a sock graveyard" atau "Hey, sock ninja, the laundry basket is that way!"

Kehadiran "Writing Help" juga menjadi strategi WhatsApp untuk mendorong pengguna tetap memanfaatkan fitur internal aplikasi, ketimbang beralih ke layanan eksternal seperti ChatGPT.

Meski begitu, fitur ini bisa jadi memunculkan pro dan kontra. Sebagian pengguna mungkin merasa terbantu untuk menulis pesan formal atau bercanda ringan, sementara lainnya bisa saja menilai percakapan terasa kurang personal jika disusun oleh AI.

Untuk mencoba fitur ini, pengguna cukup mengetuk ikon pensil baru yang muncul saat menulis pesan di aplikasi WhatsApp. Dengan begitu, teks yang ingin dikirim bisa langsung dipoles sesuai nada yang diinginkan.

Mau saya tambahkan konteks nilai ekonomi atau strategi bisnis Meta-WhatsApp (misalnya bagaimana fitur ini bisa memperkuat posisi mereka di pasar) seperti sebelumnya dengan rupiah, atau cukup fokus pada pengalaman pengguna?

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE