Lewis Hamilton Kena Penalti Grid 5 Posisi di GP Italia, Ferrari Ketiban Sial Lagi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lewis Hamilton mendapat kabar buruk jelang balapan di Monza, markas besar Ferrari. Pebalap asal Inggris itu dijatuhi penalti turun lima posisi start pada Grand Prix Italia 2025 setelah terbukti melanggar aturan bendera kuning ganda sebelum balapan di Zandvoort akhir pekan lalu.
Hamilton sebenarnya sudah apes di GP Belanda. Ia kehilangan kendali di tikungan ketiga sirkuit Zandvoort saat lintasan mulai diguyur hujan dan langsung menghantam pembatas. Tak lama kemudian, rekannya Charles Leclerc juga terlibat insiden dengan Kimi Antonelli, membuat Ferrari pulang dengan hasil pahit berupa double DNF.
Namun masalah Hamilton tidak berhenti di sana. FIA memastikan ia melakukan pelanggaran saat melintasi sektor dengan bendera kuning ganda dalam lap reconnaissance sebelum balapan dimulai. Aturan jelas menyebutkan setiap pebalap harus "mengurangi kecepatan secara signifikan" demi keselamatan marshal dan kru di pit lane.
Dalam laporan steward, telemetry menunjukkan Hamilton memang menurunkan kecepatan sekitar 20 km/jam dibandingkan sesi latihan, mengurangi bukaan throttle hingga 20 persen, serta mengerem 70 meter lebih awal ketika masuk jalur pit. Meski begitu, pengawas balapan menilai langkah tersebut tidak cukup untuk dikategorikan sebagai pengurangan kecepatan "signifikan" sesuai regulasi.
Selain itu, Hamilton juga dinilai tidak cukup lambat saat melintasi jalur pit, padahal Pasal 44.1 regulasi FIA mengharuskan kecepatan "sangat berkurang" bila melakukan lebih dari satu lap reconnaissance.
Sebenarnya, pelanggaran seperti ini biasanya diganjar penalti turun 10 posisi grid. Namun steward memberikan keringanan lantaran Hamilton terbukti berusaha memperlambat laju mobilnya. Hasil akhirnya, juara dunia tujuh kali itu dijatuhi penalti lima posisi start di GP Italia.
Bagi Ferrari, hukuman ini jadi pukulan tambahan setelah insiden di Zandvoort. Monza dikenal sebagai salah satu balapan paling emosional bagi tifosi, dan banyak yang berharap Hamilton bersama Leclerc bisa tampil kuat di kandang sendiri. Namun dengan penalti ini, peluang Hamilton untuk bersaing di barisan depan jelas menurun, terlebih dengan ketatnya persaingan di papan atas musim ini.
Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Ferrari mengatur strategi balapan di Monza. Apakah Hamilton bisa bangkit dari penalti ini dan tetap memberi tontonan spektakuler di hadapan fans Italia, atau justru kutukan Zandvoort berlanjut ke rumah baru sang legenda merah?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!