Gol Jepang yang Viral Ternyata Sah, Ini Penjelasan Aturan Baru FIFA yang Bikin Islandia Dirugikan

Gol Jepang yang Viral Ternyata Sah, Ini Penjelasan Aturan Baru FIFA yang Bikin Islandia Dirugikan
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Laga uji coba antara Jepang dan Islandia mendadak ramai dibahas setelah muncul satu gol yang dianggap janggal oleh banyak penonton.

Momen itu terjadi di menit akhir pertandingan, saat Jepang mencetak gol kemenangan lewat sundulan Koki Ogawa.

Situasi di balik gol tersebut ternyata berkaitan langsung dengan aturan baru yang mulai diterapkan FIFA menjelang Piala Dunia 2026. Dalam momen itu, Islandia sedang bermain dengan 10 pemain, bukan karena kartu merah, melainkan akibat pelanggaran prosedur pergantian pemain.

Aturannya cukup tegas. Pemain yang ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik. Jika melewati batas waktu tersebut, pemain pengganti tidak diizinkan langsung masuk dan harus menunggu sekitar satu menit.

Hal inilah yang terjadi pada Islandia. Salah satu pemain mereka keluar terlalu lama saat pergantian dilakukan. Akibatnya, tim harus bermain dengan jumlah pemain yang berkurang untuk sementara waktu. Dalam kondisi itu, Jepang memanfaatkan celah dan berhasil mencetak gol penentu kemenangan.

Aturan ini memang dibuat untuk mengurangi praktik buang-buang waktu yang sering terjadi dalam pertandingan. FIFA bersama IFAB ingin memastikan tempo permainan tetap terjaga dan tidak terganggu oleh pergantian pemain yang sengaja diperlambat.

Dalam pertandingan tersebut, Jepang sebenarnya cukup kesulitan membongkar pertahanan Islandia sepanjang laga. Gol baru datang di menit akhir ketika situasi di lapangan berubah karena jumlah pemain yang tidak seimbang.

Banyak yang mengira gol tersebut kontroversial, padahal secara aturan sepenuhnya sah karena terjadi dalam kondisi permainan yang sesuai regulasi terbaru.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE