Microsoft Resmi Tutup Skype, Saatnya Move On ke Aplikasi Teams
JAKARTA, GENVOICE.ID - Era kejayaan Skype resmi berakhir! Microsoft telah mengumumkan bahwa mereka akan menutup Skype pada 5 Mei 2025 mendatang dan menggantikannya dengan Microsoft Teams versi gratis untuk pengguna umum.
Tapi tenang, pengguna Skype tidak perlu panik! Semua riwayat chat, grup, dan kontak akan otomatis tersedia di Teams tanpa perlu repot bikin akun baru. Kalau nggak tertarik pindah, pengguna juga bisa mengekspor datanya sebelum layanan ini benar-benar ditutup.
"Jika pengguna ingin menggunakan Teams, maka peluncuran pertama akan berlangsung cepat karena kami telah melakukan pekerjaan di bagian belakang untuk memulihkan kontak, riwayat pesan, dan log panggilan mereka," kata Vice President Product di Microsoft, Amit Fulay, dikutip The Verge, Jumat, (28/2).
Salah satu fitur yang bakal hilang total adalah kemampuan menelepon nomor domestik maupun internasional. Microsoft mengungkapkan bahwa tren telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) sudah berkembang pesat, dan kebutuhan menelepon nomor biasa lewat Skype pun semakin berkurang. Jadi, kalau selama ini kamu pakai Skype buat menelepon, saatnya cari alternatif lain.
Microsoft masih akan menghargai sisa saldo Skype Credit dan langganan pengguna lama, tapi setelah periode perpanjangan terakhir, layanan ini tidak akan tersedia lagi. Buat yang punya Skype Number, disarankan untuk segera memindahkannya ke penyedia lain sebelum terlambat.
Keputusan ini bukan kejutan besar. Sejak Microsoft mengakuisisi Skype seharga $8,5 miliar pada tahun 2011, aplikasi ini sempat jadi andalan komunikasi global. Tapi sayangnya, di era WhatsApp, FaceTime, dan Zoom, Skype gagal mempertahankan posisinya.
Bahkan saat pandemi COVID-19 melanda dan semua orang butuh aplikasi komunikasi, mereka malah lebih memilih Zoom ketimbang Skype. Meski jumlah pengguna Skype sempat naik di awal pandemi, pertumbuhannya stagnan sejak itu.
"Jumlahnya tidak berkurang secara drastis. Jumlahnya relatif tidak berubah selama beberapa tahun terakhir. Kami berharap dapat memindahkan sebagian besar pengguna Skype, tetapi kami ingin memastikan pengguna tahu bahwa mereka memegang kendali," tutur President Application and Platform Microsoft 365, Jeff Teper dalam kesempatan yang sama.
Sejak 2020, Microsoft sebenarnya sudah menyiapkan Teams sebagai pengganti Skype, meski saat itu mereka masih berkomitmen mempertahankan keduanya. Namun, perubahan arah ini sudah bisa diprediksi sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Desember lalu Microsoft mulai menghapus fitur kredit dan nomor Skype, menandakan bahwa hari-hari terakhir Skype memang sudah dekat.
Kabar baiknya, keputusan ini tidak akan berdampak pada PHK. Tim pengembang Skype akan tetap bekerja di Microsoft Teams untuk menghadirkan fitur-fitur baru dan inovasi AI.
Jadi, buat para pengguna setia Skype, ini saatnya move on dan mulai beradaptasi dengan Teams!
0 Comments





- Grammy 2025 Makeup Recap, Siapa yang Paling On Point di Red Carpet?
- Rahasia di Balik Makeup Glitter Aimee Lou Wood di ‘The White Lotus’, Ternyata Punya Makna Tersembunyi!
- Demna Gvasalia Ambil Alih Gucci Usai Tinggalkan Balenciaga
- Rahasia Kulit Sehat dan Bebas Jerawat? Ternyata Ada di Jahe!
- MK Putuskan Pembatalan Polis Asuransi Harus Lewat Pengadilan, Tak Bisa Batalkan Sepihak
- Pimple Patch Warna-Warni? Tren Skincare Remaja yang Justru Bikin Pede!
- Wajib Coba! Ini Beberapa Inspirasi Tampil Keren Pakai Blazer
- Rose BLACKPINK Tinggalkan KOMCA, Fokus Kelola Hak Cipta di Pasar Global
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!