2 Film Indonesia yang Mulai Tayang di Bioskop Hari Ini, Horor hingga Drama Keluarga
JAKARTA, GENVOICE.ID - Dua film Indonesia resmi menghiasi layar bioskop mulai Kamis (30/7). Keduanya menawarkan cerita dengan genre yang berbeda, yakni film horor bertajuk "Sajen Satu Suro" serta drama keluarga berjudul "Andai Waktu Bisa Diulang Kembali".
Bagi pencinta film horor, "Sajen Satu Suro" menghadirkan kisah yang terinspirasi dari mitos Malam Satu Suro yang lekat dengan budaya Jawa. Sementara itu, "Andai Waktu Bisa Diulang Kembali" menyuguhkan cerita penuh emosi tentang perjuangan seorang anak menghadapi berbagai cobaan hidup dan konflik keluarga.
"Sajen Satu Suro" merupakan film arahan sutradara Gatot Subroto yang diproduksi oleh PIM Pictures bersama D'Ayu Pictures, South East Pictures, Layar Production, dan Dynamic Pictures. Film berdurasi 114 menit ini mengangkat kisah Tania yang diperankan Aisyah Aqilah.
Cerita dimulai ketika Tania datang ke sebuah desa untuk mengembalikan sebuah keris keramat yang diyakini menjadi penyebab kondisi kesehatan ibunya terus memburuk. Dalam perjalanan tersebut, ia ditemani Jeff yang diperankan Cinta Brian, Laura yang dimainkan Frislly Herlind, serta Robby yang diperankan Munggaran.
Misi sederhana itu perlahan berubah menjadi rangkaian kejadian mistis yang mengungkap rahasia kelam puluhan tahun silam. Misteri di balik keris keramat membawa mereka pada kisah dendam yang berakar dari peristiwa yang terjadi pada malam Satu Suro sekitar tiga dekade sebelumnya.
Selain Aisyah Aqilah dan Cinta Brian, film ini juga dibintangi Clift Sangra, Harris Syalis, Assila Corina Lahallo, Deni Clen Saputra, Nurul Qodriatul Aulia, serta Juriane.
Sementara itu, "Andai Waktu Bisa Diulang Kembali" hadir sebagai drama keluarga yang disutradarai Muhammad Amrul Ummami. Naskah film ini ditulis Muhammad Ali Ghifari yang juga bertindak sebagai salah satu produser bersama Muhamad Iqbal, Ryan Kurniawan, dan Andre M. Addin. Film tersebut diproduksi oleh FMM Studios bekerja sama dengan Langit Pictures.
Film berdurasi 96 menit ini berpusat pada kisah Dinar yang diperankan Davina Karamoy. Ia hanya memiliki sang ibu, Mama Endang yang dimainkan Vonny Anggraini, sebagai tempat bergantung dalam hidupnya.
Demi menjaga kebahagiaan putrinya, Mama Endang memilih menyembunyikan kenyataan bahwa dirinya mengidap kanker sekaligus terlilit utang keluarga. Kehidupan Dinar kemudian berubah setelah bertemu Faiz yang diperankan Farhan Rasyid, sosok pria yang membawa harapan baru di tengah berbagai kesulitan yang dihadapinya.
Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Dinar harus menghadapi tekanan ekonomi, biaya pendidikan, hingga beban utang keluarga. Dalam situasi tersebut, ia dihadapkan pada pilihan sulit ketika Firman menawarkan bantuan untuk menyelesaikan seluruh persoalannya dengan syarat yang menguji harga diri dan prinsip hidupnya.
Selain Davina Karamoy, film ini turut dibintangi Farhan Rasyid, Bismo Satrio, Nadzira Shafa, Mazack, Kenji Sati, dan Nashwa Fadhillah. Melalui ceritanya, "Andai Waktu Bisa Diulang Kembali" mengangkat pesan tentang pentingnya menghargai waktu dan orang-orang terdekat, karena kesempatan untuk mengulang masa lalu tidak pernah benar-benar ada.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!