Manchester United Kocar-Kacir, 17 Kali Kalah! Taktik 3-4-3 Ruben Amorim Jadi Biang Kerok?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, drama di Old Trafford makin panas aja nih. Manchester United baru aja kalah lagi dari Brentford akhir pekan lalu, dan publik langsung nunjuk satu kambing hitam: taktik 3-4-3 racikan Ruben Amorim.
Kekalahan itu bukan yang pertama, tapi jadi rangkaian panjang hasil buruk MU musim ini. Dari 33 pertandingan Liga Inggris, Setan Merah udah nyicipin pahitnya kalah sampai 17 kali. Angka itu bikin banyak fans geleng-geleng kepala, apalagi kalau ngeliat klub sebesar MU bisa sampai segitu terpuruknya.
Amorim sendiri sih ngotot masalahnya bukan di taktik. Katanya, yang salah justru ada di karakter pemain yang belum ngerti cara ngejalanin filosofi dia. Tapi ya, kalo dilihat dari lapangan, jelas banget banyak pemain MU yang kayak kehilangan arah. Mau menyerang bingung, bertahan juga gak jelas. Jadi pertanyaan besar: apa benar cuma karakter yang salah, atau emang skema 3-4-3 ini nggak cocok sama MU?
Kalau dipikir-pikir, formasi itu cuma sekadar susunan pemain di atas kertas. Yang bikin beda ya sistem permainannya. Sayangnya, United asuhan Amorim malah gak punya identitas jelas. Orang-orang lebih gampang bilang ini "tim 3-4-3" ketimbang nyebut gaya main khas mereka. Itu tandanya MU bener-bener krisis arah.
Uniknya, Amorim beberapa kali bilang kalau yang dia kejar itu bukan cuma kemenangan, tapi juga ngebangun karakter dan identitas klub yang katanya udah lama hilang. Dia pengin pemain ngerti makna lambang MU di dada mereka. Kedengerannya mulia sih, tapi di tengah hasil jeblok, alasan ini jadi kayak alibi. Soalnya gimana pun juga, karakter kuat butuh pondasi taktik yang solid biar bisa jalan.
Bandingin deh sama Crystal Palace. Mereka juga pernah mainin skema tiga bek, tapi bisa bikin solid dan bahkan sempet 17 laga tanpa kalah. Jadi bukannya skemanya salah, tapi gimana pelatih ngeraciknya di lapangan.
Buat sekarang, banyak yang mulai desak Amorim buat ganti sistem lebih simpel. Misalnya balik ke formasi 4-3-3 atau 4-4-2 yang bisa bikin stabil dulu. Soalnya kalau tetap maksa dengan eksperimen yang udah jelas gagal, bukan cuma peringkat MU yang makin jeblok, tapi mental pemain juga bisa ancur.
Pilihan Amorim sekarang cuma dua, Gen: berani berubah sebelum terlambat, atau siap-siap tenggelam bareng eksperimen 3-4-3 yang makin kelihatan jadi mimpi buruk di Theatre of Dreams.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!