Seberat Ini! Begini Spesifikasi Mobil Barracuda 4x4 Andalan Brimob
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kendaraan taktis yang satu ini memang sering terlihat dalam berbagai operasi Brimob. Namanya Barracuda 4x4, sebuah kendaraan lapis baja yang diproduksi oleh Doosan Infracore asal Korea Selatan. Dari tampilannya saja, mobil ini sudah menunjukkan kesan besar dan berat-dua hal yang memang jadi ciri khas kendaraan sejenis.
Dari segi perlindungan, Barracuda 4x4 dilapisi pelat baja setebal 8 mm. Dengan spesifikasi itu, bodinya sanggup menahan pecahan granat dan peluru kaliber 7,62 mm. Kaca depan dan samping pun tak kalah kokoh, menggunakan material setebal 4 mm yang diperkuat dengan tambahan baja agar tetap mampu melindungi bagian dalam dari terjangan proyektil.
Performa mesinnya juga disiapkan untuk mendukung beban berat tersebut. Barracuda menggunakan mesin diesel berkapasitas 3.730 cc, empat silinder, yang mampu menghasilkan tenaga hingga 218 dk. Tenaga sebesar ini diperlukan agar kendaraan berbobot ekstrem tetap bisa bergerak lincah di berbagai kondisi medan.
Dengan ukuran besar dan tenaga tinggi, kendaraan ini memang cocok untuk menghadapi situasi berisiko tinggi, terutama di medan perang atau operasi melawan musuh bersenjata. Ketika ditempatkan di ruang seperti itu, spesifikasinya terasa relevan dan fungsional.
Namun, berbeda cerita jika kendaraan lapis baja sekelas Barracuda dipakai di tengah warga sipil yang tidak membawa senjata. Dengan bobot besar dan tenaga raksasa, satu kesalahan kecil dalam pengoperasian saja bisa berakibat fatal. Alih-alih memberi rasa aman, kendaraan ini justru berisiko menimbulkan bahaya yang tak seharusnya muncul dalam situasi sipil.
Selain itu, kehadiran mobil dengan desain tempur di jalan kota juga membawa efek psikologis. Bagi masyarakat, melihat kendaraan lapis baja melintas bukanlah pemandangan yang menenangkan, melainkan memicu rasa was-was. Apalagi bila kendaraan tersebut digunakan bukan untuk melawan musuh bersenjata, melainkan berada di tengah massa biasa.
Singkatnya, Barracuda 4x4 adalah kendaraan dengan spesifikasi yang pantas untuk medan pertempuran. Tapi dalam konteks sipil, pertanyaannya selalu sama: apakah tepat menghadirkan mesin seberat ini di hadapan warga tanpa senjata?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!