9 Anjing Termahal di Dunia, Ada yang Harganya Setara Rumah Mewah!
Mulai dari Dogo Argentino hingga Tibetan Mastiff, sejumlah ras anjing memiliki harga fantastis karena faktor kelangkaan, garis keturunan, dan karakteristiknya. Tak hanya harga beli, biaya perawatan dan kesehatan juga perlu menjadi pertimbangan calon pemilik.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Memelihara anjing bukan sekadar menghadirkan teman setia di rumah, tetapi juga bisa menjadi hobi dengan biaya yang sangat besar, terutama jika memilih ras tertentu yang dikenal memiliki harga fantastis. Bagi pencinta hewan berkantong tebal, harga seekor anjing bahkan bisa mencapai ribuan hingga jutaan dolar AS, belum termasuk pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Informasi mengenai sejumlah ras anjing dengan harga tinggi ini turut dibahas melalui akun Instagram millionaire.life.style. Nilai jualnya dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kelangkaan ras, garis keturunan, reputasi peternak, serta karakteristik khusus yang membuatnya diminati.
Selain harga pembelian, calon pemilik juga perlu memperhitungkan biaya makanan, perawatan bulu, pelatihan, pemeriksaan kesehatan, hingga kebutuhan medis sepanjang hidup anjing. Oleh karena itu, keputusan memelihara ras anjing mahal sebaiknya tidak hanya didasarkan pada penampilan atau harga jual, tetapi juga kesiapan memberikan perawatan yang sesuai.
Lantas, apa saja ras anjing termahal di dunia yang menarik perhatian para pencinta hewan? Berikut sembilan ras anjing dengan kisaran harga dan kebutuhan perawatan yang perlu diketahui.
1. Dogo Argentino, Harganya Bisa Mencapai Rp128 Juta
Sumber: PawChamp
Dogo Argentino dikenal sebagai anjing bertubuh atletis, berotot, dan memiliki penampilan yang gagah. Ras ini awalnya dikembangkan untuk berburu hewan besar sehingga membutuhkan pemilik yang memahami karakter serta kebutuhan aktivitas fisiknya.
Berdasarkan kisaran harga dalam sumber, Dogo Argentino dapat dibanderol sekitar US$2.000 hingga US$8.000, setara kurang lebih Rp32 juta sampai Rp128 juta dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS. Angka tersebut belum mencakup biaya makanan berkualitas, pelatihan, olahraga rutin, dan pemeriksaan kesehatan.
Karakter Dogo Argentino yang kuat membuat sosialisasi dan pelatihan sejak dini menjadi bagian penting dalam pemeliharaannya. Calon pemilik perlu memastikan bahwa mereka mampu menyediakan aktivitas fisik yang memadai sekaligus membangun kebiasaan yang baik sejak anjing masih muda.
2. Czechoslovakian Wolfdog, Harganya Bisa Tembus Rp800 Juta
Sumber: Zooplus.ie
Czechoslovakian Wolfdog memiliki penampilan menyerupai serigala yang membuatnya terlihat berbeda dari kebanyakan anjing peliharaan. Penampilannya yang eksotis menjadi salah satu daya tarik bagi pencinta anjing yang menginginkan ras dengan karakter visual unik.
Harga ras ini disebut berada pada kisaran US$2.000 hingga US$50.000, atau sekitar Rp32 juta sampai Rp800 juta berdasarkan asumsi kurs yang sama. Perbedaan harga yang cukup lebar dapat berkaitan dengan garis keturunan, kelangkaan, reputasi peternak, dan faktor lainnya.
Meski memiliki penampilan yang menarik, Czechoslovakian Wolfdog membutuhkan perhatian lebih dalam hal aktivitas fisik dan stimulasi mental. Pelatihan yang konsisten juga diperlukan sehingga calon pemilik harus mempertimbangkan waktu, pengalaman, serta lingkungan tempat anjing tersebut akan tinggal.
3. Afghan Hound, Anjing Elegan dengan Bulu Panjang
Sumber: Showsight
Afghan Hound dikenal berkat bulunya yang panjang, halus, dan menjuntai sehingga memberikan kesan anggun. Penampilan khas tersebut membuatnya kerap menarik perhatian pencinta anjing yang menyukai ras dengan tampilan elegan.
Dalam daftar yang dirujuk, harga Afghan Hound diperkirakan mulai US$7.000 atau sekitar Rp112 juta. Biaya tersebut belum termasuk pengeluaran untuk menjaga bulunya tetap bersih, sehat, dan tidak mudah kusut.
Pemilik Afghan Hound perlu menyediakan waktu untuk menyisir bulu secara rutin dan melakukan perawatan profesional jika diperlukan. Dengan karakteristik bulu yang membutuhkan perhatian khusus, pemeliharaan ras ini menuntut komitmen waktu sekaligus anggaran tambahan.
4. Samoyed, Anjing Putih Menggemaskan yang Tidak Murah
Sumber: Wamiz
Samoyed merupakan salah satu ras anjing yang mudah dikenali berkat bulunya yang putih dan tebal serta ekspresi wajah yang tampak seperti selalu tersenyum. Penampilannya yang menggemaskan membuat ras ini populer di kalangan pencinta hewan.
Harga Samoyed disebut berkisar US$3.000 hingga US$14.000, setara sekitar Rp48 juta sampai Rp224 juta. Besarnya biaya pembelian tersebut belum mencakup kebutuhan perawatan bulu, makanan, aktivitas fisik, dan kebutuhan harian lainnya.
Bulu tebal Samoyed memerlukan penyisiran secara rutin karena ras ini juga dapat mengalami kerontokan bulu. Pemilik perlu memberikan aktivitas dan interaksi yang cukup serta memperhatikan kenyamanan lingkungan, terutama ketika anjing tinggal di wilayah dengan cuaca panas.
5. Lowchen, Anjing Kecil dengan Harga hingga Rp192 Juta
Sumber: olsenvet
Ukuran tubuh yang mungil tidak selalu membuat seekor anjing memiliki harga murah, seperti yang terlihat pada Lowchen. Ras ini dikenal dengan julukan Little Lion Dog atau anjing singa kecil karena penampilannya yang khas.
Berdasarkan kisaran dalam sumber, harga Lowchen dapat mencapai US$6.000 hingga US$12.000, atau sekitar Rp96 juta sampai Rp192 juta. Bulu ras ini juga dapat ditata dengan berbagai gaya sehingga membutuhkan perawatan berkala untuk mempertahankan penampilannya.
Pemilik Lowchen perlu melakukan penyisiran dan pemangkasan bulu secara rutin agar kondisinya tetap terjaga. Selain harga pembelian, kebutuhan perawatan sehari-hari tetap harus diperhitungkan karena harga mahal tidak otomatis menjamin kondisi kesehatan atau temperamen tertentu.
6. Canadian Eskimo Dog, Ras Langka dengan Harga Tinggi
Sumber: realvetcost.com
Canadian Eskimo Dog merupakan ras anjing pekerja yang berasal dari wilayah Arktik dan dikenal memiliki tubuh kuat. Bulu tebalnya menjadi salah satu karakteristik yang membantu ras ini menghadapi lingkungan bercuaca dingin.
Harga rata-rata Canadian Eskimo Dog dalam sumber disebut mencapai sekitar US$8.700, setara kurang lebih Rp139,2 juta. Nilai tersebut menjadi salah satu gambaran tingginya harga ras anjing yang memiliki karakteristik khusus dan kebutuhan pemeliharaan tersendiri.
Sebagai anjing yang secara historis dikembangkan untuk bekerja dalam kondisi berat, ras ini membutuhkan aktivitas fisik yang memadai dan lingkungan yang sesuai. Perawatan bulu juga perlu diperhatikan, sehingga calon pemilik sebaiknya memastikan memiliki cukup waktu untuk memenuhi kebutuhan hariannya.
7. Chow Chow, Biaya Pemeliharaan Bisa Lebih dari Rp176 Juta
Sumber: Petfinder
Chow Chow memiliki ciri khas berupa bulu lebat dan wajah yang bagi sebagian orang menyerupai beruang kecil. Ras ini juga dikenal memiliki karakter yang cenderung mandiri sehingga pemilik perlu memahami pendekatan yang sesuai dalam merawatnya.
Dalam sumber yang dirujuk, biaya pemeliharaan Chow Chow sepanjang hidup disebut dapat melampaui US$11.000 atau sekitar Rp176 juta. Angka tersebut merupakan perkiraan biaya selama masa pemeliharaan, bukan harga pembelian seekor anjing.
Pengeluaran sebenarnya dapat berbeda bergantung pada lokasi, jenis makanan, kebutuhan perawatan bulu, kondisi kesehatan, dan layanan dokter hewan yang digunakan. Karena memiliki bulu tebal dan karakter tersendiri, Chow Chow membutuhkan perawatan rutin serta sosialisasi yang tepat sejak dini.
8. English Bulldog, Harga Beli hingga Rp80 Juta dan Risiko Biaya Medis
Sumber: Britannica
English Bulldog dikenal dengan tubuh kekar, wajah berkerut, dan moncong pendek yang menjadi ciri khasnya. Penampilannya yang unik membuat ras ini memiliki banyak penggemar, tetapi calon pemilik juga perlu memperhatikan kebutuhan kesehatannya.
Harga pembelian English Bulldog disebut berada pada kisaran US$2.500 hingga US$5.000, setara sekitar Rp40 juta sampai Rp80 juta. Di luar biaya tersebut, pengeluaran medis dapat menjadi pertimbangan penting karena ras ini rentan mengalami sejumlah masalah kesehatan, termasuk gangguan pernapasan serta masalah kulit, mata, dan persendian.
Dalam sumber yang dirujuk, biaya dokter hewan sepanjang hidup English Bulldog disebut dapat melampaui US$50.000 atau sekitar Rp800 juta. Angka tersebut merupakan gambaran potensi pengeluaran dalam kondisi tertentu, bukan biaya pasti yang akan dialami oleh setiap anjing.
Karena itu, calon pemilik perlu mempertimbangkan riwayat kesehatan, hasil pemeriksaan, dan kemampuan menyediakan perawatan jangka panjang sebelum memilih ras ini. Kesiapan finansial dan perhatian terhadap kesejahteraan hewan menjadi hal penting agar kebutuhan kesehatannya dapat ditangani dengan baik.
9. Tibetan Mastiff, Anjing yang Pernah Terjual Rp30,4 Miliar
Sumber: Ezydog
Tibetan Mastiff menjadi salah satu ras yang paling mencuri perhatian ketika membahas anjing dengan harga fantastis. Tubuhnya yang besar, bulu tebal menyerupai surai, dan penampilan megah membuat ras ini terlihat sangat mencolok.
Dalam sumber yang dirujuk, harga pembelian Tibetan Mastiff disebut berkisar US$2.500 hingga lebih dari US$10.000, atau sekitar Rp40 juta sampai lebih dari Rp160 juta. Namun, terdapat laporan penjualan individu tertentu yang mencapai US$1,9 juta, setara sekitar Rp30,4 miliar jika menggunakan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS.
Harga miliaran rupiah tersebut merupakan kasus luar biasa dan tidak mencerminkan harga pasar umum Tibetan Mastiff. Nilai seekor anjing dapat dipengaruhi oleh garis keturunan, kelangkaan, reputasi, dan berbagai faktor khusus lainnya.
Di luar harga pembelian, ukuran tubuh Tibetan Mastiff membuat kebutuhan makanan, ruang gerak, pelatihan, serta perawatan hariannya perlu diperhitungkan secara serius. Calon pemilik juga perlu memastikan memiliki lingkungan dan kemampuan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan ras anjing berukuran besar ini.
Harga Mahal Bukan Satu-satunya Pertimbangan
Kesembilan ras tersebut menunjukkan bahwa harga anjing dapat berbeda jauh, mulai dari puluhan juta rupiah hingga miliaran rupiah dalam kasus penjualan tertentu. Meski demikian, angka tersebut perlu dipahami berdasarkan konteksnya karena harga pembelian, biaya pemeliharaan sepanjang hidup, dan transaksi luar biasa merupakan hal yang berbeda.
Sebelum memutuskan untuk memelihara anjing, calon pemilik sebaiknya mempertimbangkan karakter ras, kebutuhan aktivitas, perawatan bulu, kondisi kesehatan, dan kemampuan finansial dalam jangka panjang. Dengan begitu, keputusan memelihara anjing tidak hanya didasarkan pada penampilan atau nilai jual, tetapi juga pada kesiapan memberikan lingkungan hidup yang aman dan nyaman bagi hewan tersebut.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!