JAKARTA, GENVOICE.ID - Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menegaskan timnya tak menggunakan strategi khusus untuk membendung bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dalam kemenangan 2-1 atas rival abadi mereka di Santiago Bernabeu, Minggu malam WIB.
"Kami mencoba untuk bertahan dengan baik sebagai tim dan tidak memiliki strategi khusus untuk mengunci dia. Tim bertahan dengan baik dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada para pemain Barcelona," ujar Alonso, dikutip dari laman resmi klub, Senin, (27/10).
Pertandingan ini memang terlihat menekan bagi Yamal. Pemain bernomor punggung 10 itu gagal memberikan ancaman berarti bagi kiper Thibaut Courtois, dengan catatan dua tembakan tidak tepat sasaran, dua umpan kunci, dan empat dribel sukses dari delapan percobaan.
Penurunan performa Yamal disebut-sebut dipengaruhi tekanan publik Santiago Bernabeu setelah sebelumnya membuat komentar kontroversial tentang Real Madrid sebagai tim yang "terlalu banyak mengeluh dan pencuri" dalam siaran langsung Kings League.
Komentar ini memicu reaksi dari kapten Madrid Dani Carvajal, yang menyambut Yamal seusai pertandingan dengan gestur tangan yang seolah-olah menyerukan 'terlalu banyak bicara lo, Yamal'.
Tak hanya Carvajal, Courtois juga menghampiri Yamal dengan gestur "berbicaralah sekarang", sementara Vinicius Junior terlibat adu mulut dengan pemain timnas Spanyol itu sebelum ia masuk ruang ganti.
Kemenangan ini menambah tiga poin bagi Los Blancos, yang kini semakin nyaman di puncak klasemen sementara Liga Spanyol dengan 27 poin, unggul lima poin dari Barcelona yang berada di posisi kedua.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!