Sinopsis Film Pirunduk, Urban Legend Tanah Banjar yang Bikin Merinding

Mengangkat mitos ilmu gaib dari Kalimantan Selatan, film Pirunduk mengikuti kisah Siti yang menggunakan ilmu hitam untuk menundukkan suaminya hingga berujung teror mengerikan.

Sinopsis Film Pirunduk, Urban Legend Tanah Banjar yang Bikin Merinding
Sinopsis film Pirunduk, horor Indonesia yang mengangkat urban legend tanah Banjar. Dibintangi Aulia Sarah dan Bucek Depp, tayang 22 Oktober 2026. - (Dok. genvoice).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film horor Indonesia kembali menghadirkan cerita yang berangkat dari mitos dan budaya lokal melalui Pirunduk. Film yang mengangkat urban legend dari tanah Banjar, Kalimantan Selatan, ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 22 Oktober 2026.

Pirunduk membawa penonton mengenal kisah tentang ilmu gaib yang namanya berasal dari bahasa Banjar dan memiliki arti merunduk atau menundukkan. Sebagian masyarakat mengenalnya sebagai ilmu pengasihan untuk meningkatkan kewibawaan, sementara sebagian lainnya mengaitkannya dengan ilmu hitam untuk menguasai pikiran orang lain.

Mitos mengenai pirunduk disebut telah berkembang secara turun-temurun di sejumlah wilayah pedalaman dan tepian sungai Kalimantan Selatan. Melalui film ini, cerita tersebut dikembangkan menjadi kisah horor yang memadukan unsur mistis dengan gambaran kehidupan dan budaya masyarakat Banjar.

Kisah Siti yang Terjebak Pernikahan Penuh Kekerasan

Cerita Pirunduk berpusat pada Siti yang diperankan Aulia Sarah. Perempuan muda tersebut terpaksa menikah dengan seorang juragan kaya bernama Badarudin yang diperankan Bucek Depp demi membantu melunasi utang ayahnya.

Pernikahan yang awalnya menjadi bentuk pengorbanan justru membawa Siti ke dalam kehidupan rumah tangga yang penuh penderitaan. Ia harus menghadapi perlakuan kasar dan kekerasan dari sang suami hingga kehidupannya semakin terpuruk.

Dalam kondisi tersebut, Siti kemudian mengambil keputusan berbahaya dengan mempelajari ilmu hitam pirunduk. Ia menggunakan ilmu tersebut dengan tujuan menundukkan Badarudin dan mendapatkan kendali atas suaminya.

Namun, keputusan itu justru membuka jalan menuju petaka yang lebih besar. Kekuatan yang digunakan Siti ternyata memiliki konsekuensi mengerikan dan menuntut mahar atau bayaran yang tidak ringan.

Arwah Siti Teror Satu Kampung

Kisah semakin mencekam setelah Siti meninggal dunia. Arwahnya kemudian berubah menjadi sosok mengerikan yang bergentayangan dan meneror masyarakat di satu kampung.

Teror tersebut tidak hanya menghantui orang-orang yang pernah menyakitinya. Keberadaan sosok Siti setelah kematiannya juga menjadi ancaman bagi warga yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Cerita tersebut membuat Pirunduk tidak hanya mengandalkan kemunculan sosok gaib sebagai sumber ketakutan. Film ini juga membawa kisah mengenai penderitaan, kekerasan dalam rumah tangga, serta konsekuensi ketika seseorang memilih jalan mistis untuk menyelesaikan persoalan hidup.

Dibintangi Aulia Sarah dan Bucek Depp

Film Pirunduk disutradarai oleh Billy Christian, sementara skenarionya ditulis oleh Tubagus Deddy dan Budi Ismanto. Ketiganya membawa cerita urban legend Banjar tersebut ke dalam format film horor dengan latar budaya lokal yang kuat.

Aulia Sarah dipercaya memerankan Siti sebagai tokoh utama yang mengalami berbagai peristiwa mengerikan dalam hidupnya. Sementara itu, Bucek Depp berperan sebagai Badarudin, suami Siti yang digambarkan memiliki karakter keras dan melakukan kekerasan terhadap istrinya.

Selain keduanya, film ini juga menghadirkan sejumlah pemain lain yang ikut membangun cerita. Berikut daftar kru dan pemain Pirunduk:

  • Director: Billy Christian
  • Writers: Tubagus Deddy, Budi Ismanto
  • Aulia Sarah: Siti
  • Bucek Depp: Badarudin
  • Yoriko Angeline: Ratih
  • Bastari Bayu: Jamal
  • Ayu Putri: Aida
  • Alam Jaya: Ramlan
  • Trisia Chandra: Acil Nunung
  • Yadi Muryadi: Mamat
  • Edi Sutardi: Nurdin
  • Boy Idrus: Rojak
  • Rama Juple: Ustaz Zainal

Pirunduk Berbeda dengan Susuk

Salah satu hal menarik dari film ini adalah penggambaran perbedaan antara pirunduk dan susuk. Keduanya memang sama-sama kerap dikaitkan dengan praktik mistis, tetapi memiliki konsep yang berbeda dalam cerita dan kepercayaan masyarakat.

Susuk umumnya digambarkan menggunakan benda fisik seperti jarum yang dimasukkan ke bagian tertentu pada tubuh. Sementara pirunduk dalam cerita ini digambarkan sebagai praktik yang berkaitan dengan amalan batin atau bacaan mantra gaib.

Perbedaan tersebut menjadi salah satu unsur yang membuat Pirunduk tidak sekadar menghadirkan cerita horor umum. Film ini juga mencoba mengangkat pengetahuan mengenai mitos lokal yang berkembang dalam budaya masyarakat Banjar.

Hadirkan Jukung hingga Pemain Lokal

Nuansa budaya Kalimantan Selatan juga diperkuat melalui penggunaan jukung dalam sejumlah adegan film. Jukung merupakan perahu tradisional yang selama ini digunakan masyarakat di kawasan sungai Kalimantan Selatan untuk berbagai aktivitas, termasuk mencari ikan dan berdagang.

Kehadiran jukung membuat lingkungan sungai menjadi bagian penting dalam visual film. Elemen tersebut sekaligus memperkuat latar cerita yang memang mengambil inspirasi dari kehidupan masyarakat Banjar.

Tim produksi juga melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembuatan film. Sekitar 70 persen pemain disebut berasal dari warga lokal yang dipilih melalui proses casting untuk mendapatkan talenta dari wilayah Kalimantan Selatan.

Syuting di Desa Tradisional Kalimantan Selatan

Proses pengambilan gambar Pirunduk dilakukan di sejumlah lokasi di Kalimantan Selatan. Salah satu lokasi utamanya berada di Desa Tatah Masjid, Kabupaten Barito Kuala, yang masih mempertahankan suasana kampung tradisional dengan rumah panggung dan kehidupan masyarakat yang dekat dengan sungai.

Produksi juga berlangsung di Kampung Banjar Sungai Jingah, Banjarmasin. Di lokasi tersebut, tim menggunakan sebuah rumah berarsitektur khas Banjar yang merupakan bangunan peninggalan tahun 1928 untuk menciptakan atmosfer cerita yang sesuai dengan latar film.

Dengan menggabungkan urban legend, budaya Banjar, kehidupan sungai, serta kisah mistis, Pirunduk menawarkan pendekatan berbeda dalam film horor Indonesia. Film yang dibintangi Aulia Sarah dan Bucek Depp ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE