Nyeri Kaki Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung, Wajib Waspada!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, jangan sepelekan rasa nyeri atau lemah di kaki. Banyak orang mikir itu cuma kram, radang sendi, atau kelelahan biasa. Padahal, kondisi ini bisa jadi sinyal bahaya dari tubuh yang ngasih tahu kalau ada masalah serius di jantung kamu.
Dokter spesialis jantung intervensi dari Apollo Spectra Hospital, Chennai, Dr. Palani Kannan, menjelaskan bahwa nyeri kaki bisa menjadi gejala penyakit jantung tersembunyi yang dikenal dengan nama Peripheral Arterial Disease (PAD). Penyakit ini muncul ketika aliran darah ke kaki berkurang karena adanya plak lemak yang menyumbat pembuluh darah.
"Banyak orang mengira nyeri tersebut disebabkan oleh artritis pada pinggul, pergelangan kaki, atau telapak kaki. Akibatnya, kondisi ini sering tidak terdiagnosis. Jenis yang paling umum adalah PAD pada tungkai bawah, di mana aliran darah ke kaki berkurang," kata dokter Palani, dikutip dari HindustanTimes.
Biasanya kalau ngomongin penyakit jantung, gejalanya muncul di dada, rahang, atau lengan. Tapi pada PAD, sinyalnya justru datang dari bagian bawah tubuh. Salah satu ciri khasnya adalah nyeri di paha atau betis yang hilang setelah istirahat. Selain itu, tanda-tanda lain PAD bisa berupa kulit kaki yang mengkilap, rambut rontok, kuku tumbuh lebih lambat, rasa lemah atau mati rasa di kaki, sampai perubahan warna kulit.
Faktor risiko PAD ini lumayan banyak, Gen. Mulai dari tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, usia di atas 50 tahun, sampai gaya hidup nggak sehat. Merokok juga jadi pemicu besar, ditambah kalau kamu punya riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
Nah, biar terhindar dari masalah ini, dokter Palani menyarankan langkah pencegahan sederhana tapi penting banget. Misalnya berhenti merokok karena tembakau bisa merusak arteri, rutin cek tekanan darah dan kadar gula, serta jaga berat badan tetap ideal. Jangan lupa juga atur pola makan sehat dengan sayuran, kacang-kacangan, alpukat, biji chia, sampai lentil untuk bantu aliran darah tetap lancar. Selain itu, kelola stres dan pastikan tidur cukup supaya tubuh lebih terjaga.
"Kesadaran yang lebih besar dan tindakan tepat waktu dapat menyelamatkan tidak hanya anggota badan, tetapi juga nyawa," tegas Palani.
Jadi Gen, lain kali kalau kaki sering nyeri atau lemas tanpa alasan jelas, jangan langsung anggap remeh. Bisa jadi itu sinyal penting dari tubuh buat kamu lebih peduli sama kesehatan jantung.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!