Gara-Gara Nasi Uduk, Bentrokan Warga Pecah di Menteng: 1 Orang Tewas dan 1 Kritis

Gerobak Sarapan Dirusak Hingga Bangunan Terbakar, Polisi Amankan 8 Orang di Jalan Tambak

Gara-Gara Nasi Uduk, Bentrokan Warga Pecah di Menteng: 1 Orang Tewas dan 1 Kritis
Ilustrasi kericuhan. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Bentrokan antarkelompok warga pecah di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026) siang.

Insiden berdarah yang memicu kerusakan hingga kebakaran bangunan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis. Pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat yang bertindak cepat langsung mengamankan lokasi serta mengungkap dugaan pemicu keributan yang diawali dari perselisihan sepele di warung sarapan nasi uduk.

Awal Mula Bentrokan: Cekcok Sarapan hingga Aksi Balas Dendam

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa kepolisian menerima laporan perkelahian massal tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bentrokan bermula ketika salah satu kelompok hendak membeli sarapan. Merasa tidak terlayani dengan baik, cekcok mulut pun terjadi di lokasi.

Kelompok tersebut kemudian pergi sembari menggeber sepeda motor mereka. Tak berselang lama, mereka kembali bersama massa yang lebih banyak dan diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pedagang nasi uduk. Tindakan tersebut memancing kemarahan warga sekitar yang lantas balik menyerang tempat kelompok tersebut hingga bentrokan besar tak terhindarkan.

Korban dan Hasil Olah TKP Kepolisian

Meskipun petugas kepolisian berupaya melerai di lokasi kejadian, jumlah massa yang membludak membuat situasi sulit dikendalikan. Akibatnya, sejumlah kendaraan dan bangunan mengalami kerusakan hingga terbakar.

Dua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Satu korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis, sementara satu lainnya masih dalam kondisi kritis.

Sejauh ini, polisi telah mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik menemukan:

  • Puing-puing kendaraan dan bangunan yang terbakar.

  • Bercak serta batu berlumuran darah.

  • Belum ditemukan bukti penggunaan senjata tajam di TKP.

Pihak kepolisian masih mendalami legalitas keberadaan kelompok tersebut di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi awal, kelompok ini diketahui belum lama tinggal di kawasan tersebut namun diduga pernah terlibat dalam insiden serupa sebelumnya.

Kerusuhan yang berawal dari perselisihan kecil di warung sarapan ini berujung tragis hingga merenggut nyawa dan merusak fasilitas warga sekitar. Kepolisian memastikan penanganan kasus ini akan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku guna mengusut tuntas para pelaku yang terlibat serta mengembalikan kondusivitas wilayah Menteng.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE