ChatGPT Meledak! Raih 2,5 Miliar Permintaan Per Hari, Apakah Google Bakal Terancam?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kecerdasan buatan (AI) terus menunjukkan tajinya. ChatGPT, chatbot populer besutan OpenAI, kini menerima lebih dari 2,5 miliar permintaan (prompt) setiap harinya dari seluruh dunia. Angka ini menjadikan ChatGPT sebagai salah satu platform teknologi dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.
Data terbaru ini pertama kali dilaporkan oleh Axios dan kemudian dikonfirmasi oleh juru bicara OpenAI, Rob Friedlander, seperti dikutip dari The Verge pada Selasa (27/7). Bila dihitung secara tahunan, ChatGPT kini melayani lebih dari 912,5 miliar permintaan, angka yang sangat signifikan dalam dunia digital.
Meski begitu, ChatGPT masih belum mampu menyaingi dominasi mesin pencari Google, yang rata-rata melayani antara 13,7 hingga 16,4 miliar pencarian setiap harinya, atau lebih dari 5 triliun pencarian per tahun, menurut riset dari Neil Patel (NP Digital), SparkToro, dan Datos.
Namun yang membuat heboh, pertumbuhan ChatGPT terbilang luar biasa cepat. Pada Desember 2024, CEO OpenAI Sam Altman mengungkap bahwa ChatGPT sudah melayani lebih dari 1 miliar permintaan per hari. Kini, hanya dalam waktu 8 bulan, angka itu melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 2,5 miliar prompt per hari.
Tak hanya dari sisi volume permintaan, jumlah pengguna ChatGPT juga mengalami lonjakan tajam. Dari 300 juta pengguna mingguan pada Desember 2024, kini telah melesat menjadi lebih dari 500 juta pengguna aktif mingguan per Maret 2025.
Dalam langkah ekspansi berikutnya, OpenAI dikabarkan tengah bersiap merilis peramban web berbasis AI, yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing serius Google Chrome dan Bing. Bahkan, pada pekan lalu, OpenAI telah meluncurkan ChatGPT Agent, fitur canggih yang memungkinkan chatbot menjalankan tugas langsung di komputer pengguna seperti membuka file atau menavigasi aplikasi.
Dengan semua perkembangan ini, para pengamat mulai melihat ChatGPT bukan hanya sebagai alat bantu menulis atau menjawab pertanyaan, melainkan sebagai ancaman nyata terhadap dominasi mesin pencari tradisional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!