Rock & Roll Hall Of Fame 2026 Rilis Nominasi, Oasis hingga Joy Division Masuk Daftar
JAKARTA, GENVOICE.ID - Rock and Roll Hall of Fame resmi mengumumkan daftar nominasi 2026. Pengumuman tahun ini langsung jadi perbincangan karena dinilai menunjukkan pergeseran arah, dari dominasi band rock klasik menuju spektrum musik yang lebih pop, R&B, hingga hip-hop.
Perubahan ini terlihat dari komposisi nominasi yang makin beragam lintas genre. Jika sebelumnya Rock Hall identik dengan band gitar era 70-90an, kini institusi tersebut tampak semakin inklusif terhadap berbagai pengaruh musik populer.
Berikut daftar nominasi utama Rock & Roll Hall of Fame 2026 beserta profil singkatnya.
Daftar Nominasi dan Profil Singkat
Oasis
Band Britpop asal Manchester yang dipimpin Noel dan Liam Gallagher. Ikonik lewat album seperti "(What's the Story) Morning Glory?" dan dikenal membentuk wajah rock Inggris 90-an.
Joy Division / New Order
Dua band yang punya garis sejarah sama. Joy Division berpengaruh besar dalam post-punk, sementara New Order membawa evolusi ke ranah new wave dan elektronik.
Mariah Carey
Salah satu diva pop terbesar sepanjang masa dengan rentang vokal lima oktaf dan rekor chart fenomenal, termasuk lagu klasik Natal "All I Want for Christmas Is You".
Phil Collins
Musisi Inggris yang sukses sebagai solois dan personel Genesis. Dikenal lewat lagu hits 80-an seperti "In the Air Tonight" dan pengaruh besar dalam produksi pop modern.
Shakira
Bintang global asal Kolombia yang menggabungkan Latin pop, rock, dan world music. Melejit lewat lagu seperti "Hips Don't Lie" dan dikenal sebagai ikon pop lintas budaya.
The Black Crowes
Band rock Amerika dengan nuansa southern rock dan blues. Populer di era 90-an lewat album seperti "Shake Your Money Maker".
INXS
Band rock asal Australia yang mendunia pada era 80-90an. Dikenal lewat kharisma vokalis Michael Hutchence dan album sukses seperti "Kick".
Iron Maiden
Legenda heavy metal Inggris dan pelopor New Wave of British Heavy Metal. Basis penggemar global mereka tetap kuat hingga kini.
P!NK
Penyanyi pop-rock dengan gaya vokal kuat dan aksi panggung teatrikal. Karier panjangnya menunjukkan konsistensi di industri pop sejak awal 2000-an.
Sade
Grup yang dipimpin vokalis Sade Adu, terkenal dengan gaya smooth jazz dan soul elegan lewat lagu seperti "No Ordinary Love".
Luther Vandross
Ikon R&B dengan vokal khas dan lagu-lagu romantis klasik. Berpengaruh besar dalam genre quiet storm dan musik soul modern.
Wu-Tang Clan
Grup hip-hop legendaris dari New York yang mengubah lanskap rap 90-an lewat pendekatan kolektif dan gaya produksi unik.
Nominasi tahun ini memperlihatkan semakin kaburnya batas genre dalam musik populer. Rock and Roll Hall of Fame tampak semakin mengakui bahwa pengaruh budaya musik modern tidak lagi terbatas pada gitar listrik, tetapi juga mencakup pop, R&B, hingga hip-hop.
Dengan komposisi yang beragam ini, hasil akhir Rock Hall 2026 berpotensi menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menandai perubahan cara institusi tersebut memaknai sejarah musik global.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!