Messi Sudah 400 Assist, Tapi Bukan Dia Raja Umpan Terbesar Sepanjang Sejarah!

Messi Sudah 400 Assist, Tapi Bukan Dia Raja Umpan Terbesar Sepanjang Sejarah!
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dalam dunia sepak bola, pencetak gol mungkin selalu jadi sorotan pertama.

Namun di balik setiap selebrasi dan sorakan stadion, ada satu elemen yang sama pentingnya: umpan pemecah kebuntuan. Assist adalah napas dari permainan indah, bukti bahwa sepak bola tetap soal kerja sama, bukan sekadar siapa yang menendang bola terakhir.

Belakangan ini, Lionel Messi kembali mencuri headline setelah resmi menembus 400 assist sepanjang kariernya. Angka yang bahkan terdengar mustahil dikejar oleh mayoritas pemain profesional. Tapi ternyata, rekor terbesar bukan milik Messi. Ada satu legenda dari masa lampau yang angkanya bahkan melewati sang GOAT.

Berikut kisah tujuh maestro assist yang mencetak sejarah dengan kreativitas mereka di lapangan.

Kevin De Bruyne - Playmaker Modern dengan Umpan yang Seperti Cheat Code

Kevin De Bruyne sering disebut sebagai gelandang paling komplet yang pernah mampir ke Premier League. Ia menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 assist di liga itu, hanya dalam 237 pertandingan. Pep Guardiola bahkan pernah mengakui bahwa De Bruyne adalah salah satu pemain terbaik yang pernah ia latih.

Meski cedera sempat mengganggu ritmenya, De Bruyne tetap soreksi peluang dari lini tengah. Kini berseragam Napoli, ia masih jadi mesin kreativitas tim.

Luis Suarez - Striker Haus Gol yang Juga Rajin Berbagi

Gaya bermain Luis Suarez tak cuma soal mencetak gol, tetapi juga bagaimana ia membuka ruang dan memberi umpan mematikan. Bersama Liverpool dan Barcelona, Suarez sering kali menjadi arsitek gol untuk rekan setimnya, termasuk Messi.

Dari total 317 assist, 278 ia buat di level klub dan 39 bersama Uruguay. Angka itu menegaskan bahwa Suarez adalah striker komplet yang tak hanya mengincar gawang, tapi juga kemenangan timnya.

Thomas Muller - Raja Ruang yang Tak Pernah Tersesat

Thomas Muller adalah bukti bahwa kecerdasan bermain bisa mengalahkan usia. Pemain 35 tahun ini tetap produktif menciptakan peluang, bahkan dengan menit bermain yang lebih sedikit. Musim 2023-24, ia mengantongi 12 assist hanya dari 25 laga sebagai starter.

Di level internasional, Muller juga penuh kontribusi dengan 41 assist dan 45 gol. Kini bersama Vancouver Whitecaps, ia masih menunjukkan insting ruang yang jadi ciri khasnya.

Johan Cruyff - Mastermind Total Football

Nama Johan Cruyff bukan sekadar legenda; ia adalah fondasi dari cara sepak bola modern bergerak. Kreatif, revolusioner, berani, dan tajam dalam membaca permainan. Tak mengherankan jika sepanjang kariernya di Ajax dan Barcelona, Cruyff mencatat 358 assist.

Gerakan "Cruyff Turn" yang ia ciptakan menjadi simbol kejeniusan yang masih diajarkan hingga hari ini.

Pele - Lebih dari Sekadar Pencetak 1000 Gol

Pele dikenal sebagai mesin gol, tapi sedikit yang menyadari sisi playmaking-nya. Ia mencatat 369 assist selama kariernya, bukti bahwa ia bukan hanya finisher, tetapi juga kreator peluang yang visioner.

Pele adalah pemain yang mampu melakukan semuanya: dribel, umpan, visi tajam, dan penyelesaian brilian. Tak heran jika ia menjadi ikon global pertama dalam sejarah sepak bola.

Lionel Messi - Raja Assist Abad ke-21

Messi baru saja menyentuh angka 400 assist saat membawa Inter Miami menang atas Nashville. Bintang Argentina itu menunjukkan bahwa kreativitasnya tetap hidup meski usia sudah mendekati empat dekade.

Dengan empat assist lagi, Messi bisa menyamai rekor sepanjang masa. Ia mungkin tak lagi secepat dulu, tapi kemampuan membongkar pertahanan tetap tak tertandingi.

Ferenc Puskas - Legenda yang Tak Terkejar

Di puncak daftar, berdiri nama yang mungkin tak disangka oleh generasi sekarang: Ferenc Puskas. Legenda Hungaria ini mencatat 404 assist, sekaligus 708 gol dari 719 pertandingan. Angka yang mencengangkan bahkan untuk standar modern.

Puskas membawa Hungaria ke final Piala Dunia 1954 dan meraih banyak gelar bersama Real Madrid. Sir Tom Finney pernah berkata, "Ia bertubuh gempal, tapi memiliki kaki kiri luar biasa dan insting gol yang tajam." Kalimat itu cukup menggambarkan keunikan Puskas, seorang legenda abadi.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE