Setelah Bikin Persib Tak Tersentuh, Bojan Hodak Tiba-Tiba Lepas Jabatan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar besar datang dari dunia sepak bola Indonesia setelah Bojan Hodak resmi meninggalkan kursi pelatih Persib Bandung.
Keputusan ini langsung menyita perhatian karena datang di momen ketika tim justru sedang berada di puncak kejayaan.
Pengumuman tersebut disampaikan pada 25 Mei 2026. Hodak memilih mengakhiri perannya sebagai pelatih kepala setelah kontraknya berakhir pada akhir musim kompetisi Super League 2025/2026.
Kepergian ini terasa spesial karena terjadi setelah ia membawa Persib meraih prestasi luar biasa. Dalam tiga musim terakhir, pelatih asal Kroasia itu sukses mengantarkan Maung Bandung menjadi penguasa liga dengan raihan tiga gelar juara beruntun.
Meski meninggalkan posisi pelatih, Hodak tidak sepenuhnya berpisah dengan Persib. Ia tetap berada di dalam struktur klub dengan peran baru sebagai penasihat teknis atau Shareholder Group Technical Advisor. Dalam posisi ini, ia akan fokus membantu arah strategi jangka panjang serta menjadi penghubung antara manajemen dan tim.
Perubahan ini juga sudah disiapkan oleh manajemen sebagai bagian dari langkah berkelanjutan. Pergantian pelatih disebut bukan keputusan mendadak, melainkan bagian dari rencana untuk menjaga stabilitas dan perkembangan tim ke depan.
Sebagai pengganti, Persib langsung menunjuk asisten pelatih sebelumnya, Igor Tolic, untuk naik menjadi pelatih kepala. Sosok ini dinilai sudah memahami karakter tim dan filosofi permainan yang selama ini dibangun.
Selama melatih sejak 2023, Hodak tidak hanya menghadirkan trofi, tetapi juga membangun mental juara dalam skuad Persib. Ia bahkan tercatat meraih penghargaan pelatih terbaik secara beruntun seiring dominasi tim di kompetisi nasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!