Daftar Negara Asia Tenggara Paling Murah Buat Hidup, Indonesia Berada di Posisi Berapa?

Survei Numbeo 2026: Mengintip Indeks Biaya Hidup di Kawasan ASEAN

Daftar Negara Asia Tenggara Paling Murah Buat Hidup, Indonesia Berada di Posisi Berapa?
Bendera Indonesia. - (Dok. freepik.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Mengetahui daftar biaya hidup di Asia Tenggara 2026 sangatlah penting bagi para pelancong maupun pekerja migran.

Berdasarkan survei terbaru, Indonesia menjadi negara termurah untuk ditinggali dibandingkan negara tetangga lainnya.

Dengan indeks yang rendah pada sektor properti dan kebutuhan pokok, Indonesia menawarkan efisiensi pengeluaran yang signifikan, meskipun memiliki PDB terbesar di kawasan.

Simak perbandingan lengkapnya untuk membantu Anda merencanakan keuangan sebelum pindah ke luar negeri.

Dominasi Ekonomi dan Efisiensi Biaya di Indonesia

Di tengah persaingan ekonomi kawasan, Indonesia mencatatkan prestasi menarik. Negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara, yang mencapai sekitar 287,9 juta jiwa di awal 2026, ini dinobatkan sebagai negara dengan biaya hidup paling murah.

Rendahnya indeks biaya hidup menunjukkan bahwa harga barang dan jasa di tanah air masih sangat bersahabat dibandingkan negara tetangga.

Secara makro, kekuatan ekonomi Indonesia juga tetap kokoh. Data dari International Monetary Fund (IMF) menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia menyentuh angka USD 1,44 triliun pada tahun 2025, yang menjadikannya kekuatan ekonomi tertinggi di Asia Tenggara.

Urutan Negara Asia Tenggara Berdasarkan Indeks Biaya Hidup

Berikut adalah urutan negara dari yang memiliki biaya hidup paling terjangkau hingga yang paling mahal berdasarkan data Numbeo (semakin rendah angka indeks, semakin murah biaya hidupnya):

  1. Indonesia - Menempati posisi pertama sebagai negara paling hemat dengan indeks 26,1.

  2. Vietnam - Membayangi ketat di posisi kedua dengan indeks 26,4.

  3. Filipina - Berada di urutan ketiga dengan angka indeks 30,1.

  4. Malaysia - Menawarkan biaya hidup yang cukup stabil di angka indeks 34,0.

  5. Kamboja - Mengikuti di posisi selanjutnya dengan indeks 34,8.

  6. Thailand dan Myanmar - Keduanya memiliki tingkat biaya hidup yang setara dengan indeks 38,0.

  7. Brunei Darussalam - Mulai memasuki kategori menengah dengan angka indeks 48,2.

  8. Singapura - Tetap menjadi negara dengan biaya hidup tertinggi di kawasan dengan indeks mencapai 87,7.

Meskipun Singapura masih memegang predikat sebagai negara termahal, keberagaman indeks di negara lain seperti Vietnam dan Malaysia memberikan banyak alternatif menarik.

Memilih negara dengan biaya hidup rendah bisa menjadi strategi cerdas untuk menabung lebih banyak. Jadi, apakah Anda tertarik untuk tetap berkarir di dalam negeri atau mencoba peruntungan di negara tetangga?

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE