JAKARTA, GENVOICE.ID - Penyelidikan atas meninggalnya influencer Lula Lahfah masih terus dilakukan pihak kepolisian. Hingga kini, Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa sejumlah pihak yang berada di sekitar korban sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah menyampaikan bahwa saksi-saksi yang telah dimintai keterangan meliputi asisten rumah tangga, sopir pribadi, serta petugas sekuriti apartemen. Ketiganya merupakan pihak pertama yang memberikan informasi kepada polisi terkait peristiwa tersebut.
Menurut Iskandarsyah, pemeriksaan masih berada pada tahap awal. Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Lula Lahfah karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara dari dokter, korban dinyatakan mengalami henti napas. Namun, penyebab medis yang mendasari kondisi tersebut baru akan dipastikan setelah hasil resmi keluar dari Rumah Sakit Fatmawati.
Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1). Polisi memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Hal tersebut ditegaskan oleh pihak kepolisian usai melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah. Berdasarkan keterangan saksi, Lula diketahui sempat menjalani pengobatan pada malam sebelum ia ditemukan meninggal dunia.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan foto maupun informasi yang belum terverifikasi terkait kematian Lula Lahfah. Penyelidikan masih terus berjalan hingga hasil medis resmi diumumkan, guna memastikan penyebab kematian secara jelas dan menyeluruh.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!