Hasil Mengecewakan Bikin Panas, Semen Padang Resmi Tendang Dejan Antonic dari Kursi Pelatih

Hasil Mengecewakan Bikin Panas, Semen Padang Resmi Tendang Dejan Antonic dari Kursi Pelatih
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Keputusan mengejutkan datang dari manajemen Semen Padang FC.

Klub berjuluk Kabau Sirah itu resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih mereka, Dejan Antonic, setelah tim gagal meraih kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta.

Laga yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, berakhir tanpa gol. Hasil imbang 0-0 tersebut justru menjadi titik balik yang membuat manajemen mengambil keputusan tegas terhadap pelatih berkebangsaan Serbia tersebut.

Kabar pemecatan ini diumumkan langsung oleh manajemen melalui akun resmi klub. Dalam unggahan tersebut, manajemen menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi sang pelatih selama menangani tim.

"Thanks Coach Dejan Antonic. All the best, Coach! Keep doing great things," tulis manajemen dalam pernyataan resminya.

Penasihat klub, Andre Rosiade, juga mengakui hasil pertandingan melawan PSIM sangat mengecewakan. Menurutnya, performa tim menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen sehingga keputusan pergantian pelatih tidak bisa dihindari.

Andre menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi memperbaiki performa tim ke depan dan mengembalikan Semen Padang ke jalur kemenangan.

Meski begitu, hingga kini manajemen belum mengumumkan siapa sosok yang akan menggantikan Dejan Antonic di kursi pelatih. Pihak klub hanya memastikan bahwa pengumuman pelatih baru akan segera disampaikan kepada publik.

Manajemen berharap pergantian pelatih dapat membawa perubahan positif, terutama menjelang laga berikutnya melawan PSBS Biak. Andre pun meminta dukungan penuh dari para suporter agar tim mampu bangkit dan tampil lebih solid.

Di sisi lain, Dejan Antonic sebelumnya sempat mengungkapkan kekecewaannya setelah pertandingan melawan PSIM. Ia menilai tim sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi para pemain gagal memaksimalkannya.

Pelatih asal Serbia itu juga menegaskan bahwa setiap pertandingan selalu dipersiapkan dengan strategi terbaik, termasuk latihan penyelesaian akhir bagi para penyerang. Namun, hasil di lapangan tidak sesuai dengan harapan.

 
 
M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE