Dean James Dicoret dari Timnas Indonesia, BTN Tegaskan Bukan karena Kasus Paspor Ganda
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemain Dean James dipastikan tidak masuk dalam skuad final Timnas Indonesia untuk pertandingan FIFA Series akhir pekan ini.
Bek klub Go Ahead Eagles itu dicoret karena keterbatasan kuota pemain, bukan karena isu lain yang sempat ramai dibahas.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji pada Rabu. Ia menjelaskan bahwa timnas hanya bisa mendaftarkan 23 pemain ke dalam skuad final, sementara sebelumnya ada 24 pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan.
Menurut Sumardji, keputusan mencoret satu pemain diambil agar tidak ada pemain yang harus duduk di tribun tanpa masuk daftar pertandingan. Ia menilai kondisi tersebut bisa berdampak pada mental pemain, sehingga lebih baik satu nama tidak dibawa sejak awal.
Sumardji juga menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah dibicarakan dengan pelatih timnas John Herdman, dan pencoretan Dean James murni karena pertimbangan teknis terkait jumlah pemain yang bisa didaftarkan.
Sebelumnya, Dean James sempat masuk dalam daftar 24 pemain untuk FIFA Series setelah lolos dari seleksi awal yang berisi 41 nama. Pemain berusia 25 tahun itu belakangan menjadi sorotan setelah muncul dugaan soal status kewarganegaraan ganda Indonesia dan Belanda.
Isu tersebut mencuat setelah klub NAC Breda memprotes keabsahan Dean James saat tampil di Liga Belanda pada pertengahan Maret. Pihak NAC menyebut James tidak termasuk pemain Uni Eropa, sementara Go Ahead Eagles menjelaskan bahwa saat kontrak ditandatangani pada Januari 2025, status pemain masih warga Belanda, dan baru resmi menjadi WNI pada Maret 2025.
Kasus tersebut kini masih ditangani federasi sepak bola Belanda, KNVB, untuk menentukan apakah ada pelanggaran administrasi atau tidak.
Meski namanya sedang ramai dibicarakan, BTN menegaskan pencoretan Dean James dari skuad timnas tidak berkaitan dengan polemik tersebut, melainkan semata karena aturan jumlah pemain yang harus dipenuhi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!