Sinopsis "Supergirl", Misi Balas Dendam Kara Zor-El dalam Petualangan Antargalaksi

Sinopsis "Supergirl", Misi Balas Dendam Kara Zor-El dalam Petualangan Antargalaksi
- (Dok. GeekTyrant).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film "Supergirl" resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Juni 2026 dan menjadi film kedua dalam jagat DC Universe (DCU) yang baru. Film ini menandai debut Milly Alcock sebagai Kara Zor-El setelah kemunculan David Corenswet sebagai Superman dalam semesta DC versi terbaru.

Berbeda dengan Superman yang dikenal sebagai sosok penuh harapan, "Supergirl" menghadirkan sisi lain dari keluarga Krypton. Kara Zor-El digambarkan sebagai karakter yang lebih gelap dan emosional karena masa lalu yang penuh trauma.

Kara tidak seperti Kal-El yang dikirim ke Bumi saat masih bayi. Ia tumbuh di sisa-sisa kehancuran Krypton dan menyaksikan langsung kematian orang-orang yang dikenalnya. Pengalaman tersebut membentuk kepribadian Kara menjadi sosok yang lebih keras, impulsif, dan sinis.

Untuk melarikan diri dari luka masa lalunya, Kara sering mengunjungi planet-planet yang mengorbit matahari merah. Di tempat tersebut kekuatannya menghilang sehingga ia dapat hidup seperti manusia biasa dan mencoba melupakan traumanya.

Konflik utama dimulai ketika seorang penjahat antargalaksi bernama Krem menyerang wilayah tempat Kara berada. Serangan tersebut memicu amarah Kara, terutama setelah Krypto mengalami keracunan akibat ulah musuh tersebut.

Didorong rasa kehilangan dan keinginan membalas dendam, Kara memulai perjalanan berbahaya untuk memburu Krem. Dalam misinya, ia bertemu Ruthye, seorang gadis muda dari planet lain yang juga mencari keadilan atas kematian ayahnya.

Keduanya kemudian melakukan perjalanan melintasi berbagai dunia dan menghadapi beragam ancaman. Di tengah petualangan itu, mereka bertemu Lobo, sosok antihero eksentrik yang dikenal sebagai pemburu bayaran antargalaksi.

Kehadiran Lobo membawa dinamika baru dalam perjalanan Kara dan Ruthye. Ketiganya harus menghadapi bajak laut luar angkasa, pemburu hadiah, hingga ancaman besar yang menguji batas antara balas dendam dan keadilan.

Film ini disutradarai Craig Gillespie yang sebelumnya dikenal lewat "Cruella", sementara naskahnya ditulis Ana Nogueira. Ceritanya diadaptasi dari komik "Supergirl: Woman of Tomorrow" karya Tom King yang mendapat banyak pujian dari penggemar DC.

Selain Milly Alcock, film ini juga dibintangi Matthias Schoenaerts sebagai Krem, Eve Ridley sebagai Ruthye, serta Jason Momoa yang memerankan Lobo. David Corenswet kembali muncul sebagai Superman, sementara Nicholas Hoult turut hadir sebagai Lex Luthor.

Dengan nuansa petualangan kosmik, karakter yang lebih kompleks, dan cerita yang lebih gelap dibanding kisah Superman, "Supergirl" menawarkan sudut pandang baru tentang salah satu pahlawan paling ikonik di semesta DC.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE