5 Rekomendasi Film Indonesia Tayang Oktober 2026, dari Horor hingga Drama Politik
JAKARTA, GENVOICE.ID - Oktober 2026 menghadirkan sejumlah film Indonesia terbaru yang meramaikan layar bioskop. Beragam genre ditawarkan, mulai dari horor psikologis, komedi politik, hingga drama yang mengangkat persoalan trauma dan sejarah Indonesia.
Beberapa judul yang menarik perhatian di antaranya "Empat Musim Pertiwi", "Hasut", "Bapak Paling Jujur", "Lingsir Wengi: Motel Malioboro", dan "Laut Bercerita". Kelima film tersebut memiliki cerita dan pendekatan berbeda, sehingga memberikan pilihan tontonan bagi penikmat film Tanah Air.
Bagi yang sedang mencari tontonan baru di bioskop, berikut lima rekomendasi film Indonesia yang dijadwalkan tayang sepanjang Oktober 2026.
1. "Empat Musim Pertiwi" (8 Oktober 2026)
Cerita berpusat pada Pertiwi yang kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun menghilang karena menjalani hukuman penjara. Kepulangannya tidak disambut hangat oleh masyarakat. Ia justru menghadapi pengucilan dan penilaian buruk akibat masa lalunya.
Di tengah penolakan tersebut, Pertiwi masih memiliki Mak Ira dan Bisma yang bersedia menerimanya. Dukungan mereka menjadi bagian penting dalam perjalanan Pertiwi untuk menghadapi trauma dan membangun kembali kehidupannya.
Film ini juga mendapat perhatian karena terpilih mewakili Indonesia dalam persaingan Academy Awards 2027 untuk kategori Best International Feature Film.
2. "Hasut" (8 Oktober 2026)
Kisahnya mengikuti empat sahabat yang mendatangi sebuah kawasan hutan di Yogyakarta. Situasi mulai berubah ketika mereka mendengar suara-suara aneh yang memicu ketakutan dan rasa saling curiga.
Suara tersebut perlahan memengaruhi cara mereka memandang satu sama lain. Mereka harus menghadapi ketidakpastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi, sekaligus mempertanyakan siapa yang masih dapat dipercaya.
Dengan pendekatan horor psikologis, "Hasut" menawarkan cerita yang menempatkan rasa takut, prasangka, dan dinamika hubungan antarmanusia sebagai bagian utama konflik.
3. "Bapak Paling Jujur" (15 Oktober 2026)
Sebelum mengalami kejadian tersebut, Jonas terbiasa menjaga citra dan mempertimbangkan setiap perkataan selama menjalani kontestasi politik. Namun, kehidupannya berubah setelah ia dikutuk oleh neneknya sehingga tidak bisa lagi menyembunyikan kebenaran.
Jonas pun mulai mengungkapkan isi pikirannya secara langsung tanpa memedulikan situasi. Kebiasaan baru tersebut memicu berbagai persoalan dalam kampanye, pekerjaan, hubungan keluarga, hingga kehidupan pribadinya.
Melalui premis yang menggabungkan humor dan politik, "Bapak Paling Jujur" menyoroti persoalan citra publik serta konsekuensi ketika seseorang tidak lagi mampu menyaring perkataannya.
4. "Lingsir Wengi: Motel Malioboro" (22 Oktober 2026)
Lima sahabat tersebut mendatangi sebuah kamar di motel tua kawasan Malioboro. Di dalamnya, mereka menemukan tape recorder yang berisi lagu "Lingsir Wengi". Keputusan untuk memutar rekaman tersebut kemudian menjadi awal dari rangkaian teror.
Putik, yang diperankan Ochi Rosdiana, memiliki indra keenam dan menyadari bahwa mereka telah membangunkan sosok yang seharusnya tidak diganggu.
Teror yang muncul ternyata bukan sekadar gangguan makhluk gaib. Sosok tersebut membawa kemarahan dan keinginan untuk menuntaskan dendam, sekaligus membuka rahasia gelap yang selama ini tersembunyi di antara kelima sahabat itu.
5. "Laut Bercerita" (29 Oktober 2026)
"Laut Bercerita" menjadi salah satu film Indonesia yang dinantikan pada Oktober 2026. Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori yang diterbitkan pada 2017.
Cerita berlatar masa gejolak politik Indonesia pada 1990-an, ketika sekelompok mahasiswa memperjuangkan kebebasan berekspresi dan menentang ketidakadilan. Perjuangan tersebut membawa mereka menghadapi ancaman, penyiksaan, hingga penghilangan paksa.
Reza Rahadian memerankan Biru Laut, seorang mahasiswa yang menjadi bagian dari kelompok tersebut. Nasib para aktivis yang menghilang tanpa jejak menjadi salah satu persoalan utama dalam cerita.
Selain mengikuti perjuangan Biru Laut dan rekan-rekannya, film ini juga menyoroti Asmara Jati, adik Biru Laut, yang terus mencari kejelasan mengenai nasib kakaknya.
Melalui kisah personal dan latar sejarah, "Laut Bercerita" mengangkat ingatan tentang pelanggaran hak asasi manusia pada masa Orde Baru serta perjuangan keluarga yang ditinggalkan untuk memperoleh jawaban.
Kelima film tersebut menawarkan pilihan tontonan yang beragam bagi penonton bioskop sepanjang Oktober 2026. Mulai dari kisah perjuangan menemukan harapan dalam "Empat Musim Pertiwi", ketegangan psikologis "Hasut", hingga pengangkatan sejarah dalam "Laut Bercerita", setiap judul membawa tema yang berbeda.
Bagi penonton yang ingin menikmati film Indonesia terbaru, tanggal penayangan tersebut dapat menjadi acuan untuk menyusun daftar tontonan sepanjang bulan ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!