Kena ‘Cancel Culture’, 4 Brand Ini Putus Kontrak Jule Julia Prastini Imbas Isu Selingkuhi Na Daehoon
Dampak Skandal Julia Prastini: Brand Cepat Ambil Sikap Demi Jaga Citra Merek
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, isu perselingkuhan yang menimpa selebgram terkenal, Julia Prastini atau Jule, tidak hanya mengguncang rumah tangganya dengan Chef Korea Na Daehoon, tetapi juga membawa dampak serius pada karier profesional dan kemitraan bisnisnya.
Jule, yang dikenal sebagai ibu dari tiga anak, kini menghadapi gelombang reaksi negatif dari publik, yang membuat sejumlah merek yang bekerja sama dengannya mengambil tindakan cepat dan tegas.
Dalam era "Cancel Culture" yang semakin sensitif, empat brand utama dengan sigap mengakhiri atau mengklarifikasi status kerja sama mereka dengan Jule. Langkah ini dilakukan demi melindungi citra merek di tengah gejolak opini publik. Berikut rincian sikap yang diambil oleh masing-masing brand:
- Jumuna Official (Mukena)
Brand ini langsung memberikan klarifikasi melalui TikTok. Mereka menegaskan bahwa pemotretan kolaborasi dengan Jule telah selesai jauh sebelum isu perselingkuhan mencuat, yakni dilakukan melalui agency foto.
Jumuna Official secara eksplisit menyatakan tidak ada lagi kerja sama profesional dengan Jule dan meminta publik untuk tidak lagi menghubungkan mereka dengan masalah pribadi sang selebgram.
- Beauty Charm (Skincare dan Makeup)
Brand kecantikan ini juga mengambil langkah serupa. Melalui pernyataan resmi di Instagram, Beauty Charm mengumumkan bahwa seluruh bentuk kerja sama dengan Jule telah berakhir.
Mereka juga menjamin bahwa Jule tidak lagi menerima royalti atau keuntungan finansial apa pun dari penjualan produk mereka.
- ITSMOSTLY (Clothing)
Brand fesyen ini mengakui bahwa kontroversi yang beredar telah memberikan dampak negatif pada mereka sebagai mitra. Oleh karena itu, ITSMOSTLY memutuskan untuk mengakhiri kerja sama yang sedang berlangsung.
Meski demikian, mereka memohon pengertian dari Gen karena masih harus menjual sisa stok produk yang sudah siap jual.
ITSMOSTLY menjamin bahwa hasil penjualan produk ini tidak akan memberikan afiliasi finansial kepada Jule dan meminta waktu untuk mengganti katalog lama yang masih menampilkan fotonya.
- Yeppushop (Hijab Instan)
Dari sektor fesyen muslim, Yeppushop menegaskan bahwa pemutusan kerja sama mereka dilakukan bahkan sebelum isu ini menjadi viral, yaitu sudah berakhir sejak Juni 2025. Brand ini memastikan bahwa mereka sudah tidak terafiliasi dengan Jule dalam bentuk apa pun.
Bahkan, produk kolaborasi khusus mereka, 'Jule Instant', sudah berhenti diproduksi sejak Juni 2025. Yeppushop telah berupaya maksimal untuk men-takedown seluruh foto dan video Jule.
Tindakan cepat dan serentak dari keempat brand ini menunjukkan betapa sensitifnya citra merek di mata para netizen. Dalam hitungan jam, potensi risiko reputasi dapat menyebabkan mitra bisnis mengambil sikap tegas untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Kontroversi Jule ini menjadi studi kasus nyata mengenai dampak isu pribadi selebritas terhadap dunia bisnis dan membuktikan bahwa netizen, sebagai konsumen yang kritis, memiliki kekuatan besar dalam membentuk nasib brand dan influencer.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!