Cara Menghilangkan Cegukan Saat Puasa, Coba Trik Praktis Ini Agar Ibadah Tetap Nyaman Tanpa Perlu Batalkan Puasa
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernah nggak sih kamu lagi asyik beraktivitas atau malah lagi khusyuk ibadah di siang hari, tiba-tiba suara hik hik muncul berulang kali dari tenggorokan? Yup, cegukan memang salah satu gangguan yang paling menyebalkan, apalagi kalau datangnya pas kita lagi menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 2026 ini. Biasanya, cara paling gampang buat menghentikan cegukan adalah dengan langsung menenggak air putih, tapi masalahnya sekarang kita sedang menahan diri dari makan dan minum.
Kondisi ini seringkali bikin kita merasa serba salah dan risih, apalagi kalau cegukannya nggak berhenti-berhenti dan mulai bikin dada terasa capek. Padahal, cegukan itu sebenarnya adalah hal yang manusiawi dan bisa dijelaskan secara medis, namun kalau dibiarkan terus tentu bakal mengganggu produktivitas harian kamu. Banyak yang mengira kalau cegukan saat puasa itu tanda tubuh butuh minum, padahal belum tentu lho.
Ada banyak faktor pemicu lain yang bisa bikin otot di perut kamu jadi kaget dan bereaksi secara spontan. Nah, buat kamu yang saat ini sedang berjuang melawan bunyi cegukan yang nggak kunjung hilang, nggak perlu buru-buru membatalkan puasa ya. Ada banyak cara cerdik dan teknis fisik yang bisa kamu lakukan untuk meredakan kontraksi tersebut tanpa harus memasukkan cairan ke dalam tubuh. Penasaran gimana cara menjinakkan otot diafragma yang lagi "ngambek" itu? Yuk, simak deretan trik ampuh yang sudah dirangkum khusus buat kamu, nih Gen.
Menurut informasi medis yang dilansir dari Siloam, cegukan muncul akibat adanya kontraksi mendadak pada otot diafragma. Hal ini memicu udara masuk ke tenggorokan dengan sangat cepat sampai pita suara menutup tiba-tiba dan menciptakan suara unik yang sering bikin malu kalau di tempat umum. Selama bulan Ramadan, ada beberapa kebiasaan pas sahur yang jadi biang keroknya, seperti makan terlalu ngebut, porsi makan yang berlebihan sampai kekenyangan parah, hingga hobi minum soda atau makanan pedas saat dini hari.
Teknik Pernapasan Dan Pijatan Ringan Buat Redakan Cegukan
Kalau suara hik hik itu mulai muncul, langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mencoba bernapas di dalam kantong kertas. Teknik ini sangat efektif untuk meningkatkan kadar karbon dioksida di dalam darah, sehingga diafragma bakal berkontraksi lebih stabil dan cegukan pelan-pelan bakal reda. Tapi ingat ya, pakainya kantong kertas, jangan kantong plastik karena bisa berbahaya kalau menempel di saluran napas. Selain itu, cara klasik seperti menahan napas selama 10 detik dan diulangi beberapa kali juga masih sangat ampuh untuk dicoba.
Ada juga teknik fisik lainnya yang bisa kamu praktekkan secara diam-diam, nih Gen:
-
Tekan Hidung Sambil Telan Ludah: Kombinasi gerakan ini membantu otot area tenggorokan dan diafragma jadi lebih santai.
-
Pijat Bagian Perut Atas: Gunakan ujung jari kamu untuk memijat lembut area di bawah dada selama 20 sampai 30 detik untuk menenangkan otot yang tegang.
-
Sentuhan Di Leher: Kamu bisa memijat lembut area arteri karotis di leher dengan gerakan memutar selama 5 detik. Tapi kalau kamu merasa pusing, mending cara ini dilewati saja ya.
-
Tutup Telinga: Menutup lubang telinga dengan jari selama sekitar 30 detik ternyata bisa mengirimkan sinyal relaksasi ke saraf yang terhubung ke diafragma.
Gerakan Tubuh Dan Kelola Mood Agar Tetap Rileks
Nggak cuma lewat napas dan pijatan, posisi tubuh juga berpengaruh besar. Kamu bisa mencoba gerakan yoga Child's Pose, yaitu dengan posisi bersimpuh lalu membungkuk sampai dahi menyentuh lantai dan tangan direntangkan ke depan. Tahan posisi ini selama satu menit agar tubuh lebih rileks. Kalau masih membandel, cobalah berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi dari kepala (menyandar ke dinding) untuk membantu meredakan ketegangan otot.
Selain itu, jangan remehkan faktor psikologis. Kadang stres atau rasa gugup yang berlebihan juga bisa memicu cegukan. Cobalah untuk mengatur mood agar lebih santai dengan mendengarkan musik yang tenang atau membayangkan hal-hal yang menyenangkan. Biar kejadian ini nggak terulang lagi besok, pastikan pas sahur nanti kamu makan pelan-pelan, hindari makanan yang terlalu memicu gas, dan jangan merokok setelah makan sahur. Kalau cegukan kamu berlangsung sangat lama dan terasa nyeri, jangan ragu buat konsultasi ke dokter ya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!