Kelakuannya Sering Bikin Sebel, Ini Arti Lane Hogger yang Sebenarnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernah nggak sih kamu lagi nyetir di tol, udah mau ngebut di lajur kanan, tapi tiba-tiba ada mobil di depan jalan santai kayak nggak ada beban? Nah, pengemudi seperti itu disebut lane hogger.
Istilah ini memang belum terlalu familiar, tapi penting banget buat diketahui semua pengendara biar nggak bikin jalanan jadi sumber emosi.
Dilansir dari beberapa jurnal, lane hogger adalah pengemudi yang berkendara di lajur paling kanan dengan kecepatan statis alias nggak nambah-nambah. Padahal, fungsi lajur kanan di jalan tol adalah untuk menyalip kendaraan yang lebih lambat. Jadi, mobil di lajur kanan seharusnya melaju dengan kecepatan lebih tinggi, bukan malah jadi penghalang.
Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menjelaskan bahwa perilaku seperti ini masih sering ditemukan di jalan tol.
"Masih banyak orang yang mengemudi semaunya sendiri, berada di lajur kanan tapi kecepatannya rendah," ujarnya, dikutip dari GridOto.
Masalahnya, kelakuan lane hogger bukan cuma bikin jengkel, tapi juga bisa memicu bahaya. Pengendara lain yang ingin mendahului bisa kehilangan fokus atau terpaksa melakukan manuver mendadak karena lajur kanan terhalang.
Akibatnya, risiko kecelakaan pun meningkat.
Makanya, penting banget buat semua pengemudi paham etika berkendara di tol. Kalau mau jalan santai, cukup gunakan lajur kiri atau tengah. Sementara lajur kanan, biarkan untuk yang mau menyalip.
Dengan begitu, lalu lintas bisa tetap lancar dan semua pengguna jalan bisa berkendara dengan aman tanpa harus emosi di tengah perjalanan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!