Nggak Perlu Skincare Mahal! 5 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Kulit Awet Muda dan Bebas Kerutan
Bukan cuma perawatan dari luar, asupan makanan sehari-hari juga berperan menjaga kesehatan kulit. Buah, sayuran, kacang-kacangan, ikan, hingga makanan fermentasi mengandung nutrisi yang membantu merawat kulit dari dalam.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Memiliki kulit sehat, kencang, dan tampak awet muda menjadi keinginan banyak orang. Tak sedikit yang rela mengeluarkan biaya besar untuk membeli produk skincare demi menjaga penampilan dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan.
Padahal, perawatan kulit tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan dari luar. Pola makan sehari-hari juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, termasuk membantu mempertahankan kelembapan, elastisitas, dan teksturnya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan kaya antioksidan, vitamin, lemak sehat, dan serat dapat mendukung kesehatan kulit. Meski tidak bisa menghentikan penuaan sepenuhnya, asupan nutrisi yang tepat dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kulit tetap sehat dalam jangka panjang.
Profesor dermatologi dari Leibniz Research Institute for Environmental Medicine, Jean Krutmann, menjelaskan bahwa penuaan kulit akibat lingkungan tidak hanya dipengaruhi radiasi ultraviolet atau sinar UV.
Paparan cahaya tampak, radiasi inframerah, serta peningkatan suhu lingkungan juga dapat berkontribusi terhadap proses penuaan kulit. Karena itu, menjaga kesehatan kulit perlu dilakukan melalui kombinasi perlindungan dari luar dan pola hidup sehat, termasuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi.
1. Buah dan Sayuran Berwarna-warni
Sumber: Istimewa
Buah dan sayuran dengan warna cerah, seperti wortel, tomat, paprika, serta mangga, mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Beberapa di antaranya adalah karotenoid, termasuk beta-karoten, likopen, dan lutein, yang berperan sebagai antioksidan.
Profesor kimia pangan dari Friedrich Schiller University Jena, Volker Böhm, menjelaskan bahwa karotenoid yang tersimpan di jaringan tubuh dapat membantu memberikan perlindungan terhadap dampak paparan sinar UV. Asupan nutrisi tersebut juga mendukung pemeliharaan kondisi kulit agar tetap sehat.
Salah satu penelitian dari University of California Davis menemukan bahwa konsumsi mangga sebanyak 85 gram empat kali seminggu selama 16 minggu dikaitkan dengan penurunan ukuran dan jumlah kerutan pada perempuan pascamenopause.
Namun, bukan berarti semakin banyak mangga yang dikonsumsi, semakin baik pula hasilnya. Konsumsi buah tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan pola makan seimbang, mengingat buah juga mengandung gula alami.
2. Kacang-kacangan untuk Menjaga Kelembapan Kulit
Sumber: istockphoto
Kacang-kacangan, seperti almond dan walnut, dapat menjadi pilihan camilan sehat untuk mendukung kesehatan kulit. Almond, misalnya, mengandung vitamin E dan lemak tak jenuh yang membantu menjaga fungsi pelindung kulit atau skin barrier.
Lapisan pelindung kulit yang terjaga dengan baik membantu mempertahankan kelembapan dan mengurangi kehilangan air dari permukaan kulit. Dengan begitu, kulit dapat terasa lebih lembut dan tidak mudah kering.
Penelitian yang disebutkan dalam laporan sumber juga menunjukkan bahwa konsumsi almond secara rutin selama 16 minggu dikaitkan dengan berkurangnya kerutan wajah secara signifikan. Meski begitu, hasil penelitian pada kelompok tertentu tidak otomatis berlaku sama untuk setiap orang.
Kacang-kacangan tetap sebaiknya dikonsumsi dalam porsi yang sesuai. Pilih kacang tanpa tambahan gula atau garam berlebihan agar manfaatnya bisa menjadi bagian dari pola makan sehat.
3. Ikan Berlemak Kaya Omega-3
Sumber: Istimewa
Selain kacang-kacangan, ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel juga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Jenis ikan ini mengandung asam lemak omega-3 yang berperan dalam menjaga fungsi sel dan membantu mengatur respons peradangan.
Asupan lemak sehat menjadi salah satu bagian penting dalam pola makan yang mendukung kesehatan kulit. Nutrisi yang cukup membantu tubuh mempertahankan fungsi jaringan, sementara kesehatan kulit sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk usia, paparan sinar matahari, dan kebiasaan sehari-hari.
Mengonsumsi ikan secara rutin dalam pola makan seimbang dapat menjadi pilihan untuk memperoleh omega-3. Pengolahannya pun perlu diperhatikan, misalnya dengan memilih metode kukus, panggang, atau rebus dibandingkan terlalu sering mengonsumsi makanan yang digoreng dengan banyak minyak.
4. Yogurt, Kimchi, dan Makanan Fermentasi
Sumber: Istimewa
Kesehatan kulit ternyata juga berkaitan dengan kondisi sistem pencernaan. Hubungan antara keduanya dikenal sebagai gut-skin axis, yaitu keterkaitan antara kesehatan usus dan kondisi kulit melalui berbagai mekanisme dalam tubuh.
Makanan kaya serat serta makanan fermentasi, seperti yogurt, kimchi, dan kombucha, dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan pencernaan. Serat membantu menunjang fungsi usus, sedangkan makanan fermentasi tertentu mengandung mikroorganisme yang berpotensi mendukung keseimbangan mikrobioma usus.
Kondisi mikrobioma dan proses peradangan dalam tubuh dapat berkaitan dengan kesehatan kulit. Namun, dampak makanan fermentasi terhadap kerutan atau penampilan kulit tidak selalu sama pada setiap orang dan masih bergantung pada jenis makanan serta kondisi individu.
Untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsi makanan fermentasi sebaiknya disertai asupan sayur, buah, biji-bijian, dan sumber protein yang cukup. Perhatikan pula kandungan gula tambahan, terutama pada produk yogurt dan kombucha kemasan.
5. Kombinasikan Nutrisi dengan Kebiasaan Sehat
Mengonsumsi makanan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan kulit, tetapi tidak ada satu jenis makanan yang bisa membuat seseorang terlihat jauh lebih muda secara instan. Hasilnya lebih bergantung pada kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dan kombinasi berbagai faktor yang memengaruhi kondisi kulit.
Selain memperhatikan asupan makanan, masyarakat juga perlu menjaga kecukupan cairan, tidur yang cukup, dan menghindari kebiasaan merokok. Perlindungan dari sinar matahari menggunakan tabir surya tetap penting untuk membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan UV.
Skincare dan pola makan sehat sebenarnya bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Perawatan dari luar dapat membantu melindungi kulit, sedangkan makanan bergizi menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan fungsi kulit.
Dengan menggabungkan keduanya, kesehatan kulit dapat dijaga secara lebih menyeluruh. Jadi, tak perlu langsung mengandalkan produk mahal, tetapi mulailah dengan memperbaiki pola makan dan kebiasaan sehari-hari.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!