Jakarta Siaga Sambut Kanye West! Modifikasi Cuaca hingga MRT Beroperasi Lebih Lama

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah menjelang konser Kanye West dan Jakarta Running Festival pada 24-25 Oktober 2026, mulai dari operasi modifikasi cuaca hingga perpanjangan jam operasional MRT.

Jakarta Siaga Sambut Kanye West! Modifikasi Cuaca hingga MRT Beroperasi Lebih Lama
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Jakarta bersiap menyambut dua agenda berskala internasional yang akan berlangsung pada akhir pekan ini, yakni Jakarta Running Festival (JRF) dan konser Kanye West. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kedua acara pada 24-25 Oktober 2026 berjalan lancar.

Salah satu persiapan yang dilakukan berkaitan dengan kondisi udara Jakarta yang belakangan memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bahkan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Modifikasi Cuaca Disiapkan Jelang Konser Kanye West

Pramono mengatakan OMC akan dilakukan pada 22-23 Oktober 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi udara Jakarta menjelang pelaksanaan JRF dan konser Kanye West.

"Saya menyampaikan tanggal 24-25 kan ada acara yang bersifat internasional, yaitu Jakarta Running Festival dan konser Ye. Saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana untuk melakukan OMC pada tanggal 22-23," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Menurut Pramono, operasi tersebut tidak hanya dilakukan untuk memperbaiki kondisi udara sebelum acara dimulai. Jika memungkinkan, penyemaian awan untuk mendorong hujan juga akan terus dilakukan hingga 25 Oktober 2026.

"Kalau memang bisa dibantu didorong untuk diturunkan hujan, kami akan menurunkan hujan," kata Pramono.

Upaya tersebut dilakukan mengingat kedua agenda diperkirakan mendatangkan banyak pengunjung, termasuk wisatawan dari luar Jakarta dan mancanegara.

MRT Jakarta Perpanjang Jam Operasional

Selain persoalan cuaca dan kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta juga mempersiapkan sektor transportasi untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama acara berlangsung. MRT Jakarta akan memperpanjang jam operasional pada 24-25 Oktober 2026.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta Mega Tarigan mengatakan penyesuaian layanan tersebut menjadi bagian dari dukungan transportasi publik terhadap penyelenggaraan acara internasional di Jakarta.

Pada Sabtu, 24 Oktober 2026, MRT Jakarta akan beroperasi hingga pukul 01.30 WIB dengan headway 14 menit. Penambahan waktu layanan tersebut ditujukan untuk mendukung mobilitas penonton konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Setelah itu, layanan kembali tersedia pada pukul 03.00-04.00 WIB dengan headway 12 menit. Sementara pada pukul 04.00-24.00 WIB, MRT Jakarta dijadwalkan beroperasi dengan jarak kedatangan kereta sekitar 10 menit.

MRT Jakarta juga menyiapkan fasilitas dua kali perjalanan gratis bagi peserta Jakarta Running Festival. Kebijakan tersebut diharapkan membantu peserta dan masyarakat menggunakan transportasi umum selama rangkaian acara.

Konser Kanye West dan JRF Jadi Penggerak Ekonomi

Selain aspek transportasi dan kondisi udara, Pemprov DKI Jakarta melihat kedua agenda tersebut sebagai peluang untuk mendorong aktivitas ekonomi Ibu Kota. Pramono menyebut berbagai acara besar dapat memberikan dampak ekonomi berantai bagi sektor usaha di Jakarta.

Ia mencontohkan penyelenggaraan Pestapora dan konser The Weeknd pada September 2026 yang disebut mampu menggerakkan perekonomian Jakarta hingga hampir Rp250 miliar. Dari konser The Weeknd saja, kontribusi pajak yang disebut Pramono mencapai sekitar Rp12 miliar.

Untuk Jakarta Running Festival akhir pekan ini, Pramono memperkirakan perputaran ekonomi bisa mencapai lebih dari Rp150 miliar. Sementara konser Kanye West juga diperkirakan menarik banyak penonton dari luar Jakarta, bahkan sekitar separuh penonton disebut berasal dari luar negeri.

"Jakarta sekarang menjadi episentrum event di Indonesia. Kegiatan-kegiatan ini kami fasilitasi karena dampak berganda ekonominya luar biasa," ujar Pramono dalam Jakarta Budget Talks, 21 Oktober 2026.

Jakarta Makin Ramai Gelar Acara Besar

Besarnya potensi ekonomi dari berbagai acara juga terlihat dari sejumlah agenda yang telah berlangsung di Jakarta. Jakarta Fair 2026 tercatat menghasilkan transaksi sekitar Rp8,2 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai 6,1 juta orang.

Sementara itu, Festival Jakarta Great Sale mencatat transaksi hingga Rp26,8 triliun dan melibatkan 104 pusat perbelanjaan di Ibu Kota. Data tersebut menjadi gambaran besarnya perputaran ekonomi yang dapat tercipta dari penyelenggaraan acara berskala besar.

Dengan persiapan berupa modifikasi cuaca, penyesuaian layanan transportasi publik, serta koordinasi berbagai pihak, Pemprov DKI Jakarta berharap JRF dan konser Kanye West dapat berlangsung aman dan nyaman. Pemerintah juga melihat momentum tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu pusat penyelenggaraan acara berskala internasional.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE