YouTube Luncurkan Fitur AI Gila-Gilaan! Dari Deteksi Wajah Ganda hingga Uang Otomatis dari Shorts, Sudah Coba?

YouTube Luncurkan Fitur AI Gila-Gilaan! Dari Deteksi Wajah Ganda hingga Uang Otomatis dari Shorts, Sudah Coba?
- (Dok. Youtube).

JAKARTA, GENVOICE.ID - YouTube baru saja menggelar acara tahunan Made on YouTube dan mengumumkan deretan fitur baru yang siap mengguncang dunia kreator digital.

Dilansir dari Tech Crunch, pembaruan dimulai dari pembaruan untuk YouTube Studio, fitur monetisasi otomatis, hingga teknologi AI canggih yang memungkinkan pendeteksian wajah ganda dalam video, semua ini menunjukkan bahwa YouTube sedang bersiap menjadi platform paling dominan untuk era konten masa depan.

Salah satu pengumuman yang paling menarik perhatian adalah peluncuran fitur pendeteksi "kemiripan wajah" atau likeness detection. Fitur ini memungkinkan kreator untuk mendeteksi dan meminta penghapusan video yang menggunakan wajah mereka tanpa izin. Setelah sebelumnya hanya tersedia bagi sejumlah kreator terpilih, kini fitur ini masuk dalam tahap beta terbuka dan dapat diakses lebih luas. Ini merupakan langkah besar YouTube dalam menangani penyalahgunaan wajah dan identitas digital di tengah maraknya konten deepfake dan manipulasi visual.

YouTube juga memperkuat Studio, alat utama kreator dalam mengelola channel mereka. Kini, tersedia fitur AI baru bernama Ask Studio yang bisa menjawab berbagai pertanyaan kreator secara langsung, mulai dari analitik channel hingga strategi konten. Tak hanya itu, kreator kini bisa berkolaborasi hingga lima orang dalam satu video, dan konten tersebut akan tampil di semua channel peserta kolaborasi, memperluas jangkauan dan peluang monetisasi secara signifikan.

Di sisi siaran langsung, YouTube Live mendapatkan sejumlah pembaruan menarik. Kreator kini bisa bermain minigame secara langsung dengan penonton sebagai cara baru berinteraksi. Format tampilan juga lebih fleksibel, memungkinkan siaran dalam format horizontal dan vertikal secara bersamaan. YouTube memperkenalkan teknologi AI yang secara otomatis menyoroti momen terbaik dari livestream dan mengubahnya menjadi Shorts yang siap dibagikan. Selain itu, format iklan baru bernama "side-by-side" memungkinkan iklan tampil di samping konten tanpa mengganggu pengalaman menonton.

Kreator Shorts pun mendapatkan senjata baru berupa teknologi generatif AI dari Google bernama Veo 3 Fast. Teknologi ini memungkinkan kreator untuk mengubah teks menjadi video, menambahkan objek hanya dengan perintah teks, mengubah gaya visual, bahkan mentransfer gerakan dari video ke gambar. Tak berhenti di situ, YouTube juga mengintegrasikan model AI musik Lyria 2, yang mampu mengubah dialog dalam video menjadi soundtrack menarik untuk digunakan di konten Shorts lain.

Untuk para podcaster, YouTube memperkenalkan alat berbasis AI yang membantu mereka membuat klip dari podcast dengan saran otomatis. Tahun depan, YouTube akan meluncurkan fitur yang memungkinkan konversi podcast audio menjadi video, membuka peluang baru untuk eksposur dan monetisasi.

Di sisi monetisasi, YouTube menghadirkan fitur-fitur baru yang mempercepat dan mempermudah kreator untuk menghasilkan uang. Melalui program YouTube Shopping, kreator bisa menandai produk dalam video mereka, dan sistem AI akan secara otomatis mendeteksi kapan produk disebut lalu menampilkan tag produk tersebut secara real-time. Shorts kini mendukung tautan langsung ke situs brand untuk kolaborasi sponsor, dan YouTube secara proaktif akan merekomendasikan kreator yang cocok bagi brand melalui Creator Partnerships Hub.

YouTube juga menguji fitur eksklusif seperti countdown timer untuk peluncuran konten baru dan video ucapan terima kasih untuk fans. Bahkan, mereka sedang menjalankan program pilot di AS yang memungkinkan pendengar mengakses merchandise eksklusif dari artis langsung di platform.

Langkah besar ini menandai perubahan arah YouTube yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan untuk memperkuat ekosistem kreator. Dari deteksi penyalahgunaan wajah, pembuatan video otomatis, hingga monetisasi berbasis AI, YouTube sedang mengubah cara konten diciptakan, dikelola, dan dijual. Dunia kreator digital sedang memasuki era baru, dan YouTube tampaknya berniat menjadi pemain utama yang memimpin seluruh pergeseran tersebut.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE