Viral! Psikolog dan Gitaris Band Diduga Curi 11 Makanan dan 3 Minuman dari Restoran Hits di Jakarta
JAKARTA, GENVOICE.ID - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi tidak terpuji yang terekam kamera pengawas sebuah restoran ternama.
Pelaku terdiri dari dua orang, yang diduga berprofesi sebagai psikolog dan gitaris band ternama, tertangkap kamera CCTV mencuri belasan makanan dan minuman dari sebuah restoran populer bernama Bibi Kelinci.
Akun Instagram @nabobrien menjadi yang pertama mengunggah video serta kronologi lengkap peristiwa tersebut pada 21 September 2025. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa kejadian berawal dari protes salah satu pelanggan wanita yang tampak marah karena merasa pesanannya terlalu lama disajikan.
Menurut keterangan pemilik restoran, malam itu restoran sedang dalam kondisi sangat ramai, baik untuk layanan makan di tempat maupun pesanan online. Setelah menunggu sekitar 30 menit, pelanggan wanita tersebut secara tiba-tiba masuk ke area dapur, sebuah tempat yang jelas-jelas terlarang untuk pengunjung.
"Ibu ini masuk ke dalam kitchen, memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran," tulis akun tersebut.
Tidak berhenti sampai di situ, seorang pria yang datang bersama wanita tersebut juga ikut masuk ke dapur. Dalam video yang dibagikan, pria itu bahkan sempat memukul salah satu perlengkapan dapur dan nyaris melukai kepala dapur restoran.
Setelah melakukan protes dan keributan di dapur, keduanya membawa keluar 11 porsi makanan dan 3 minuman yang telah dikemas untuk dibawa pulang. Ketika staf kasir dan pelayan mengejar untuk menagih pembayaran, keduanya tidak menggubris dan langsung meninggalkan restoran.
"Anak-anak masih sopan banget loh samperin suruh bayar. This is total crime," tulis pemilik akun @nabobrien dalam unggahan tersebut.
Total kerugian yang dialami restoran mencapai Rp530 ribu. Menurut informasi terbaru yang diungkap pemilik restoran, identitas kedua pelaku telah diketahui. Mereka diduga adalah gitaris band bernama Zendhy Kusuma dan seorang psikolog bernama Evi Santi Rahayu.
Pemilik restoran menyatakan telah mengantongi bukti lengkap berupa CCTV dan akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!