Ratusan Penerbangan Ditunda, Bandara-Bandara di Eropa Lumpuh Total Diserang Hacker, Kok Bisa?
Kronologi Lumpuhnya Bandara Heathrow Akibat Serangan Siber pada Sistem Check-in
JAKARTA, GENVOICE.ID - Beberapa bandara utama di Eropa, termasuk Bandara Heathrow di London, lumpuh total akibat serangan siber pada Sabtu (20/9/2025). Serangan hacker ini menargetkan sistem check-in dan boarding, yang mengakibatkan kekacauan parah dan penundaan ratusan penerbangan.
Kejadian ini menyoroti kembali betapa rentannya sistem digital di sektor penting seperti penerbangan dan menjadi peringatan serius bagi keamanan siber global.
Perangkat Lunak MUSE Jadi Sasaran Empuk
Ternyata, para hacker ini menyerang sebuah perangkat lunak bernama MUSE yang dibuat oleh perusahaan Collins Aerospace. Perangkat ini dipakai oleh banyak maskapai di bandara seluruh dunia. Jadi, begitu sistem ini diserang, efeknya langsung meluas ke mana-mana.
Perusahaan induk Collins Aerospace, RTX, mengakui adanya gangguan ini. Mereka mengatakan, dampaknya terbatas pada proses check-in dan penyerahan bagasi, tapi dampaknya luar biasa. Bayangkan saja, beberapa bandara besar seperti Heathrow di London, Brussels, Berlin, Dublin, dan Cork langsung kena getahnya.
Di Bandara Heathrow, Berlin, dan Brussel saja, ada 29 keberangkatan dan kedatangan yang dibatalkan. Padahal, total penerbangan yang dijadwalkan di ketiga bandara itu mencapai ratusan.
Dampak Berlanjut, Bandara Brussels Sampai Minta Jadwal Penerbangan Dibatalkan
Parahnya lagi, kekacauan ini tidak hanya sehari. Pejabat di Bandara Brussels mengatakan mereka sampai harus minta maskapai membatalkan setengah jadwal penerbangan pada hari Minggu (21/9/2025).
Tujuannya, agar tidak ada antrean panjang dan pembatalan mendadak yang membuat penumpang makin frustrasi. Ini jadi sinyal kuat kalau gangguan bakal berlanjut selama akhir pekan.
Pihak berwenang masih menyelidiki asal-usul serangan ini, tapi dugaan kuat mengarah pada serangan ransomware. Tahu, kan, kalau serangan ransomware itu tujuannya untuk melumpuhkan sistem agar dapat uang tebusan?
Sistem Digital Penerbangan Rentan Jadi Target
Menurut pakar keamanan siber, Rafe Pilling dari Sophos, kejadian ini membuktikan betapa rentan dan saling bergantungnya ekosistem digital yang menopang dunia penerbangan.
Ancaman siber ini sangat nyata dan bisa punya dampak yang masif. Kejadian ini juga bukan yang pertama kali. Sebelumnya, Collins Aerospace juga sempat diserang hacker pada tahun 2023.
Menteri Perhubungan Inggris, Heidi Alexander, mengatakan pemerintah terus memantau situasi ini. Otoritas siber Inggris dan Jerman juga sudah berkoordinasi dengan bandara-bandara yang terdampak. Semoga aja masalah ini bisa cepat teratasi, ya Gen, agar para penumpang tidak makin pusing dan penerbangan bisa kembali normal.
0 Comments
- Daftar 7 Sekolah Terbaik di Depok: Ada SMPN 2 hingga SMPIT Al Haraki dengan Skor Rapor Tertinggi!
- 15 Game Android Offline Terbaik 2025: Seru, Hemat Kuota, dan Bisa Dimainin di Mana Aja!
- 10 Film Jepang Romantis Rating Tinggi yang Paling Menguras Emosi dan Bikin Baper Maksimal, Ada Kisah Nyata Hingga Fantas...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!