Heboh Skandal Kampus: Rektor UNM Diduga Kirim Video Porno dan Ajak Dosen ke Hotel
Klarifikasi Rektor UNM Karta Jayadi: Bantah Keras Tuduhan Pelecehan Seksual dan Ancam Lapor Balik
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada kabar kurang mengenakkan dari dunia pendidikan, nih! Kali ini, datangnya dari kampus ternama di Makassar. Seorang dosen perempuan dikabarkan telah melaporkan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Karta Jayadi, atas dugaan pelecehan seksual, lho!
Dosen yang menjadi korban ini mengaku sering diganggu. Menurut pengakuannya, sang rektor sering mengirim video porno lewat WhatsApp. Tidak hanya itu aja, korban juga membeberkan kalau dia sering diajak bertemu di hotel, Gen.
Dalam percakapan WhatsApp yang ditunjukkan, Prof. Karta disebut beberapa kali mengirimkan pesan mesum sambil mengajak untuk bertemu di hotel. Bahkan, ada beberapa chat yang berisi ajakan bermesraan namun sudah dihapus oleh si rektor.
Tapi, korban dengan tegas mengatakan kalau dirinya selalu menolak dan berusaha mengalihkan pembicaraan setiap kali mendapat ajakan yang tidak senonoh itu. Gila banget, kan?
Rektor UNM Membantah Keras dan Ancam Lapor Balik
Menanggapi tuduhan ini, Prof. Karta Jayadi langsung angkat bicara. Dia membantah semua tudingan itu mentah-mentah, Gen.
"Saya menolak keras jika pernah saya mengajak ke Hotel dan juga mengirimi video hots," katanya. Dia juga menegaskan kalau selama ini dia selalu menjaga jarak.
Nggak cuma itu, Prof. Karta juga mengatakan kalau dia tidak akan segan-segan untuk melapor balik dosen yang melaporkannya, kalau memang laporan itu beneran ada.
"Kalau sudah saya lihat laporannya saya akan lapor balik. Karena saya tidak pernah melakukan seperti yang di berita," tegasnya.
Sering Berkomunikasi, tapi...
Prof. Karta juga menjelaskan, kalau tebakannya benar, dosen yang melaporkannya itu memang sering berkomunikasi dengannya. Tapi, dia membantah kalau komunikasi itu sampai ke arah yang dituduhkan.
Kasus ini masih jadi tanda tanya besar dan heboh banget di kalangan akademisi. Mana yang benar? Pengakuan si dosen atau bantahan rektor? Pihak berwajib pasti akan mengusut tuntas kasus ini.
Kita doakan saja semoga keadilan bisa ditegakkan dan kasus ini cepat selesai. Gimana nih pendapat Gen soal kasus ini? Tulis di kolom komentar, ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!