Anthony Taylor Pensiun, Wasit Elite Premier League Akhiri Karier usai 20 Tahun
JAKARTA, GENVOICE.ID - Salah satu wasit paling dikenal di dunia sepak bola, Anthony Taylor, akhirnya memutuskan menutup perjalanan panjangnya sebagai pengadil lapangan. Setelah lebih dari dua dekade berkecimpung di level tertinggi, pria asal Inggris itu resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri karier panjang Taylor yang telah memimpin ratusan pertandingan bergengsi, baik di kompetisi domestik maupun ajang internasional. Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Portugal menjadi pertandingan terakhir yang dipimpinnya sebelum gantung peluit.
Gen, selama bertahun-tahun Anthony Taylor dikenal sebagai salah satu wasit yang paling sering dipercaya menangani pertandingan besar. Mulai dari Premier League, berbagai final kompetisi domestik Inggris, hingga turnamen internasional bergengsi pernah dipimpinnya.
Tak heran jika kabar pensiunnya menjadi perhatian para pencinta sepak bola di berbagai negara.
Anthony Taylor Akui Tekanan Jadi Wasit Sangat Besar
Sebelum menjadi wasit profesional, Taylor ternyata sempat bekerja sebagai petugas penjara. Perjalanannya di dunia perwasitan dimulai saat masuk daftar wasit Football League pada musim 2006-2007.
Kariernya terus berkembang hingga akhirnya mendapat promosi ke Premier League pada 2010. Sejak saat itu, ia menjadi salah satu nama yang paling sering ditunjuk untuk memimpin pertandingan-pertandingan penting.
Selama berkarier, Taylor tercatat memimpin 831 pertandingan di berbagai ajang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 432 pertandingan berlangsung di Premier League. Ia juga dipercaya mengawal seluruh partai final kompetisi domestik utama di Inggris serta memimpin 163 pertandingan internasional.
Meski mengaku bangga dengan perjalanan kariernya, Taylor mengatakan tekanan sebagai wasit di level tertinggi menjadi salah satu alasan dirinya memilih pensiun.
"Memimpin pertandingan di level tertinggi merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa, tetapi tekanannya sangat besar dan sorotannya tidak pernah berhenti," kata Taylor.
"Sekarang adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mundur dan menyambut babak baru dalam karier saya," ujar Anthony Taylor.
Selain menjadi wasit FIFA selama 14 tahun, Taylor juga pernah bertugas di Piala Dunia 2022 serta Piala Eropa edisi 2020 dan 2024.
Howard Webb Berikan Penghormatan
Keputusan Anthony Taylor mengakhiri karier mendapat apresiasi dari Kepala Perwasitan Pro Ref, Howard Webb. Menurutnya, Taylor merupakan sosok yang selalu bisa diandalkan untuk memimpin pertandingan dengan tekanan tinggi.
Webb menilai pengalaman dan dedikasi Taylor telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola, baik di Inggris maupun di level internasional.
Sepanjang kariernya, Taylor memang berkali-kali dipercaya memimpin laga besar. Ia bahkan sempat masuk daftar kandidat wasit untuk final Piala Dunia 2022. Namun, kesempatan tersebut tidak terwujud karena adanya pertimbangan politik mengingat laga final mempertemukan Argentina.
Webb pun menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian Taylor selama puluhan tahun.
"Anthony telah memberikan pengabdian yang luar biasa bagi sepak bola selama bertahun-tahun, baik di kompetisi domestik maupun di panggung internasional," kata Webb.
"Dia berkali-kali dipercaya memimpin pertandingan-pertandingan terbesar. Kami berterima kasih atas kontribusinya yang luar biasa bagi sepak bola dan mendoakan yang terbaik untuk babak baru dalam kariernya," tutup Webb.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!