Cara Jitu Lawan Efek Buruk Asap Kebakaran pada Kesehatan Kulit
Memasuki awal tahun 2025 dipenuhi dengan peristiwa kebakaran, mulai dari kebakaran hutan di Los Angeles sampai Kebakaran Glodok. Di tengah duka mendalam karena kehilangan rumah hingga nyawa, wajar jika perawatan kulit bukan prioritas utama, meski tetap harus diperhatikan.
Perlu diketahui bahwa asap kebakaran mengandung polutan berbahaya seperti particulate matter, hidrokarbon aromatik polisiklik, logam berat, hingga ozon.
"Penelitian juga menunjukkan bahwa polutan lingkungan menyebabkan kerusakan yang signifikan pada kesehatan kulit, mempercepat penuaan kulit dan kanker kulit," kata dokter kulit di New York, Dr. Claire Chang, dikutip Allure, Senin, (13/1).
Mirip dengan polusi udara, kata Dr. Chang, polusi kebakaran hutan kemungkinan dapat menyebabkan kerusakan DNA, peningkatan pigmentasi, dan degradasi kolagen dalam jangka panjang.
Tak hanya itu, polusi asap kebakaran juga bisa memicu masalah jangka pendek seperti jerawat, pori-pori tersumbat, komedo, dan produksi minyak berlebih. Bagi yang memiliki kulit sensitif atau kondisi seperti rosacea, eksim, atau dermatitis atopik, efeknya bisa lebih parah.
"Setiap kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya juga cenderung kambuh akibat iritasi dan peradangan tambahan," jelas dokter kulit New York, Dr. Jennifer Macgregor pada kesempatan yang sama.
Para ahli sepakat, langkah terbaik adalah tetap di dalam ruangan sebanyak mungkin. Gunakan air purifier untuk membersihkan udara di dalam rumah. Jika harus keluar rumah, pakailah masker dan pakaian dengan lengan panjang yang menutupi kulit. Jangan lupa, sunscreen tetap wajib meski matahari tampak terhalang asap.
"Sangat menarik untuk dicatat bahwa penelitian menunjukkan adanya sinergi, dan dengan demikian memperparah kerusakan, ketika polusi udara dikombinasikan dengan sinar matahari, khususnya sinar UVA," ungkap dokter kulit di Texas, Flora Kim.
Jika terpapar asap, segera ganti pakaian dan mandi setelah masuk rumah, yang menjadi penting karena partikel asap bisa menempel di pakaian dan meresap ke kulit.
Setelah itu, tambahkan antioksidan ke rutinitas skincare. Vitamin C, niacinamide, hingga hyaluronic acid adalah bahan yang direkomendasikan oleh para ahli untuk melawan radikal bebas, mencerahkan kulit, dan merangsang produksi kolagen.
"Antioksidan topikal, seperti vitamin C dan niacinamide dapat mengurangi radikal bebas pada kulit dan telah terbukti dalam studi klinis dapat mencerahkan kulit dan merangsang produksi kolagen," terang Dr. Chang.
Namun, jika kulit mengalami iritasi berat seperti ruam, kemerahan, atau melepuh, segera konsultasikan ke dokter.
Jadi, tetaplah berada di dalam rumah sebisa mungkin, tetaplah aman, dan cobalah berikan kulit Anda perawatan ekstra usai menghadapi peristiwa kebakaran.
0 Comments





- Chemistry Lisa BLACKPINK dan Tayme Thapthimthong Bikin Baper di ‘The White Lotus’ Season 3
- Justin Bieber Buka Suara Soal Kesehatan Mental dan Tahun Terberatnya
- Makeup Glowing Saat Lebaran? Ini Liquid Highlighter yang Wajib Dicoba!
- Snapchat Hadirkan Fitur ‘AI Video Lenses’, Filter Canggih Bikin Makin Estetik!
- Viral! Aksi Pria Tarik Ular Piton Raksasa dari Sungai Bikin Netizen Ngeri
- Perusahaan Asal California Rencana Buat Stasiun Luar Angkasa dengan Gravitasi Bulan
- Lisa BLACKPINK Tampil Beda di Oscars 2025, Cetak Sejarah Jadi Performer K-Pop Pertama
- Aktris Anne Hathaway Tampil Memukau, Kenakan Gaun Emas di Acara Bvlgari Shanghai
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!