JAKARTA, GENVOICE.ID - X (dulu dikenal sebagai Twitter) lagi nyiapin fitur baru yang bakal bikin kita lebih gampang bedain mana akun asli, mana yang cuma bot atau bahkan nyebar hoaks.
Dilaporkan oleh TechCrunch pada Kamis, Kepala Produk X, Nikita Bier, bilang kalau mereka akan mulai uji coba fitur yang menampilkan info lebih detail di profil pengguna. Info yang ditampilkan bisa mencakup tanggal akun dibuat, lokasi penggunaan, seberapa sering username diubah, sampai bagaimana akun tersebut memanfaatkan layanan X.
Tujuannya? Supaya pengguna bisa lebih jeli menilai kredibilitas suatu akun. Misalnya, kalau ada akun yang ngaku dari Amerika Serikat tapi ketahuan lokasi login-nya dari negara lain, bisa jadi itu akun mencurigakan. Atau kalau aplikasinya diunduh dari App Store negara lain, tapi klaimnya beda, ini juga bisa jadi sinyal merah.
Fitur ini rencananya bakal diuji dulu ke sejumlah akun milik karyawan X minggu depan. Setelah itu baru akan diluncurkan lebih luas ke pengguna lainnya. Dan tenang aja, kamu tetap bisa memilih buat menyembunyikan informasi ini. Tapi kalau kamu menonaktifkannya, profilmu bakal tetap ngasih tanda bahwa info tersebut disembunyikan.
Soal privasi, apalagi di negara yang ketat soal kebebasan berpendapat, Bier bilang kalau info lokasi bisa ditampilkan dalam versi yang lebih umum, seperti hanya menyebut negara tanpa lokasi spesifik.
Sebenarnya langkah ini bukan yang pertama, karena Instagram juga udah lebih dulu punya fitur serupa lewat menu "About this profile" yang bisa nunjukin lokasi negara, usia akun, dan riwayat penggantian nama.
Pengembangan fitur transparansi ini muncul setelah X baru-baru ini melakukan bersih-bersih besar, di mana sekitar 1,7 juta akun bot dihapus karena ketahuan spam di kolom balasan. Dengan tambahan info ini, harapannya pengguna bisa lebih terlindungi dari penyebaran misinformasi dan interaksi palsu di platform.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!