Kabar Duka: Pangeran Al Waleed bin Khaled Meninggal Dunia Setelah 19 Tahun Koma
Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal, dikenal sebagai Sleeping Prince, wafat di usia 36 tahun setelah koma hampir dua dekade.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal atau Sleeping Prince meninggal dunia setelah 19 tahun koma akibat kecelakaan di London pada 2005.
Kerajaan Arab Saudi resmi mengumumkan kabar duka wafatnya Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud. Pernyataan resmi itu disampaikan melalui kantor berita Saudi (SPA) pada Minggu (20/7/2025).
Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa salat jenazah akan dilakukan setelah salat Ashar di Masjid Imam Turki bin Abdullah, Riyadh.
"Yang Mulia Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud telah wafat. Salat jenazah akan dilaksanakan untuknya, insyaAllah, Ahad bertepatan dengan 25/1/1447 H," sebut pernyataan Pengadilan Tinggi Saudi yang dikutip dari SPA.
Kerajaan juga menyampaikan doa agar almarhum, yang dikenal luas dengan sebutan Sleeping Prince, mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
"Semoga Allah melimpahkan rahmat, ampunan, dan keridhaan-Nya serta menempatkannya di surga-Nya yang luas. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali," demikian kutipan pernyataan tersebut.
Tidak hanya pihak kerajaan, Dewan Imam Global juga turut menyampaikan belasungkawa melalui akun resmi X @ImamsOrg.
"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nyalah kita akan kembali. Kami berdoa semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada almarhum, menempatkan beliau di tempat yang mulia di surga-Nya yang kekal, dan melimpahkan kesabaran dan ketabahan bagi keluarga serta orang-orang yang beliau sayangi," tulis pernyataan Dewan Imam Global.
Pangeran Al Waleed wafat pada usia 36 tahun setelah berada dalam kondisi koma hampir dua dekade. Kisahnya yang mengharukan bermula dari kecelakaan mobil tragis di London pada tahun 2005 ketika ia sedang menempuh pendidikan di Akademi Militer Inggris.
Sejak kecelakaan itu, ia mengalami koma panjang akibat luka parah. Meski sempat mendapat perawatan darurat dari tim medis gabungan Arab Saudi, Amerika, dan Spanyol, kondisi Pangeran Al Waleed tak banyak berubah.
Ia dirawat di King Abdulaziz Medical City, Riyadh, hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, baik bagi keluarga kerajaan maupun masyarakat yang mengenal kisah hidupnya.
Kepergian Pangeran Al Waleed bin Khaled menjadi duka mendalam bagi keluarga Kerajaan Arab Saudi dan masyarakat dunia yang mengenal kisah hidupnya sebagai Sleeping Prince.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!